Islam Times 27 Jan 2021 052021000000Wed, 27 Jan 2021 05:57:37 -0500 5:57 https://www.islamtimes.org/id/news/912593/zarif-kepada-as-iran-hanya-akan-merespon-pada-tindakan-bukan-kata -------------------------------------------------- Title : Zarif kepada AS: Iran Hanya Akan Merespon Pada Tindakan, Bukan Kata-Kata -------------------------------------------------- IslamTimes- "Apa yang kami dengar dari pemerintahan baru Amerika Serikat sejauh ini sebagian besar dalam bentuk kata-kata dan pengumuman tentang posisinya," kata Zarif pada hari Selasa pada konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Rusia Sergei Lavrov selama kunjungan ke Moskow. . Text : Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif mengatakan Iran akan mengambil tindakan yang tepat setiap kali Amerika Serikat mencabut sanksi untuk membuka jalan untuk kembali ke kesepakatan nuklir 2015, menekankan bahwa Republik Islam melihat dan mengobservasi tindakan Washington, bukan kata-kata sebagai tolok ukurnya. "Apa yang kami dengar dari pemerintahan baru Amerika Serikat sejauh ini sebagian besar dalam bentuk kata-kata dan pengumuman tentang posisinya," kata Zarif pada hari Selasa pada konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Rusia Sergei Lavrov selama kunjungan ke Moskow. . Namun, itu adalah tindakan yang kami pilih untuk tanggapi, tambahnya. Presiden AS yang baru dilantik, Joe Biden, telah menyuarakan kesediaannya untuk mengembalikan negaranya ke kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan lima negara dunia lainnya - yaitu Prancis, Inggris, Jerman, Rusia, dan China. Pendahulunya, Donald Trump, mengakhiri partisipasi Washington dalam kesepakatan tersebut dan mengembalikan sanksi berat yang telah dicabut oleh perjanjian tersebut. Trump mengambil langkah-langkah tersebut secara sepihak dan terlepas dari kenyataan bahwa kesepakatan tersebut, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), telah diratifikasi oleh Dewan Keamanan PBB dalam bentuk resolusi. Setelah mengembalikan larangan, pemerintahan Trump juga mulai menerapkan sanksi sekunder terhadap negara-negara yang akan mematuhi resolusi PBB dan mempertahankan perdagangan mereka dengan Republik Islam tersebut. Iran memulai serangkaian tindakan pencegahan nuklir setelah kepergian AS dari JCPOA dan keputusan oleh sekutu Amerika di Eropa untuk mengikuti garis sanksi Washington. Zarif mengatakan di Moskow bahwa setiap kali AS mencabut sanksi lagi dan berhenti menghukum negara-negara patuh hukum dunia yang memilih untuk terlibat dalam perdagangan hukum dengan Iran, seperti yang diizinkan oleh resolusi PBB, Teheran juga akan siap untuk memberikan tanggapan yang sesuai.(IT/TGM)