Islam Times 19 Sep 2020 152020000000Sat, 19 Sep 2020 15:18:09 -0400 15:18 https://www.islamtimes.org/id/news/887150/salami-kami-akan-menargetkan-mereka-yang-ada-di-balik-pembunuhan-suleimani -------------------------------------------------- Pembalasan Pembunuhan Jenderal Sulaimani: Title : Salami: 'Kami Akan Menargetkan Mereka yang Ada Di Balik Pembunuhan Suleimani' -------------------------------------------------- IslamTimes - Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengatakan Iran pasti akan membalas pembunuhan Jenderal Qassem Suleimani oleh AS, tetapi hanya akan menargetkan mereka yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam pembunuhan itu. Text : Pernyataan Jenderal Hossein Salami pada hari Sabtu (219/9) muncul setelah sebuah publikasi AS mengklaim bahwa Iran berencana akan membunuh duta besar Amerika untuk Afrika Selatan sebagai pembalasan, mendorong Tehran dan Johannesburg untuk menolak tuduhan tersebut. Janji kami untuk membalas martir Jenderal Suleimani adalah pasti, serius dan nyata. Tuan Trump, jangan ragukan balas dendam kami, karena ini sudah pasti dan serius, kata Jenderal Soleimani pada acara pagi bersama Staf Umum IRGC. Tapi kami akan menargetkan mereka yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam kesyahidan jenderal besar Haji Qassem Suleimani," katanya. "Menurutmu apakah kita akan membunuh duta besar wanita untuk Afrika Selatan dengan imbalan darah saudara laki-laki kita yang syahid?" Jenderal Salami menambahkan. Sebuah laporan tipis AS di Politico, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, mengklaim minggu ini bahwa Iran telah berusaha untuk membunuh Duta Besar AS untuk Afrika Selatan Lana Marks sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan anti-teror Iran pada bulan Januari. Kementerian luar negeri Iran dengan keras membantah laporan "jahat dan tidak berdasar", dengan mengatakan itu adalah bagian dari "metode usang dan kuno untuk menciptakan suasana Iranophobia." Badan Keamanan Negara Afrika Selatan mengatakan pada hari Jumat (18/9) bahwa mereka tidak menemukan bukti yang mendukung klaim media AS bahwa Iran diduga berencana untuk membunuh Marks. Pengumuman itu muncul setelah Menteri Hubungan Internasional Afrika Selatan Naledi Pandor mengatakan negaranya "sama terkejutnya dengan teman-teman Irannya" oleh laporan Amerika yang "aneh". "Saya terkejut, mengapa Iran menjadi teman baik Afrika Selatan datang dan melakukan tindakan yang menghebohkan di negara yang telah menjadi teman baik bagi Iran, dan dengan sifat seperti itu?" katanya dalam sebuah wawancara dengan SABC News. "Saya hanya bisa menggambarkannya sebagai hal yang aneh dan biarkan saya berhenti di situ."[IT/r]