Islam Times 17 Jan 2021 002021000000Sun, 17 Jan 2021 00:53:53 -0500 0:53 https://www.islamtimes.org/id/news/910606/rusia-iran-adalah-korban-terorisme-dan-pelopor-dalam-perang-melawan-teror -------------------------------------------------- Title : Rusia: Iran Adalah 'Korban Terorisme', Dan Iran 'Pelopor' Dalam Perang Melawan Teror -------------------------------------------------- IslamTimes- Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menggunakan hari-hari terakhirnya di kantor untuk menuduh Iran, tanpa bukti apa pun, sebagai "pangkalan baru" al-Qaeda, dan mengatakan klaim itu adalah bagian dari, apa yang dia sebut, mempublikasikan "tidak diklasifikasikan Intelijen AS. " Text : Rusia telah menolak tuduhan baru Amerika Serikat tentang hubungan antara Iran dan kelompok militan al-Qaeda yang melancarkan serangan 11 September 2001, yang menggambarkan Republik Islam Iran sebagai "korban terorisme" dan "pelopor" dalam pertarungan kontra-terorisme. Berbicara kepada kantor berita IRNA pada hari Sabtu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan ada banyak bukti yang menunjukkan perang serius Iran terhadap kelompok teroris, misalnya mereka yang beroperasi di Suriah dan Irak. Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menggunakan hari-hari terakhirnya di kantor untuk menuduh Iran, tanpa bukti apa pun, sebagai "pangkalan baru" al-Qaeda, dan mengatakan klaim itu adalah bagian dari, apa yang dia sebut, mempublikasikan "tidak diklasifikasikan Intelijen AS. " Iran adalah "Afghanistan baru," kata Pompeo pada konferensi pers di Washington. Tidak seperti di Afghanistan, ketika al-Qaeda bersembunyi di pegunungan, al-Qaeda saat ini beroperasi di bawah cangkang perlindungan rezim Iran. Teheran mengatakan tuduhan "tidak berdasar" menunjukkan frustrasi Washington dan kegagalan dari apa yang disebut kampanye tekanan maksimum terhadap Iran. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menepis tuduhan itu sebagai "kebohongan penghasut," menunjukkan hubungan erat antara pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan Arab Saudi, negara asal sebagian besar teroris 9/11.(IT/TGM)