Islam Times 11 Jul 2019 152019000000Thu, 11 Jul 2019 15:16:13 -0400 15:16 https://www.islamtimes.org/id/news/804444/kepala-staf-tanggapan-menghancurkan-menunggu-para-pengancam-keamanan-iran -------------------------------------------------- Title : Kepala Staf: Tanggapan Menghancurkan Menunggu Para Pengancam Keamanan Iran -------------------------------------------------- Islam Times - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Hossein Baqeri menyoroti kesiapan militer negara itu untuk menghadapi setiap ancaman asing dan mengatakan Republik Islam akan memberikan tanggapan menghancurkan terhadap setiap langkah yang mengancam keamanan negara itu. Text : Dalam kunjungan ke unit perbatasan Taybad di Iran timur laut pada hari Rabu, 10/07/19, Mayor Jenderal Baqeri menghadiri pertemuan dengan ulama Sunni dan Syiah serta pasukan penjaga perbatasan, termasuk Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dan Angkatan Darat dan Basij (mobilisasi). "Hari ini, negara kami, dengan (bantuan) rakyat dan ulama revolusioner baik dari Sunni maupun Syiah dan Angkatan Bersenjata negara itu ..., menetralisir konspirasi musuh apa pun terhadap keamanan abadi tanah ini," katanya. "Tidak diragukan lagi, tanggapan yang menghancurkan menunggu mereka yang berniat merusak keamanan negara dan perbatasan," tambah jenderal besar itu. Dalam beberapa tahun terakhir, Timur Tengah telah diganggu oleh kelompok-kelompok teroris Takfiri seperti Daesh (juga dikenal sebagai ISIS atau ISIL), yang diyakini telah diciptakan dan didukung oleh Barat dan beberapa negara Arab regional. Namun, Iran dianggap oleh banyak ahli sebagai "pulau stabilitas" di wilayah yang menghadapi banyak tantangan keamanan. Pada Agustus 2016, Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayy Ali Khamenei menyoroti keamanan yang kuat di Iran meskipun terdapat krisis dan ketidakamanan di wilayah tersebut. "Syukur kepada Allah Swt, melalui upaya yang diapresiasi dari pasukan militer dan keamanan, negara menikmati perisai keamanan yang kuat sementara negara-negara regional dipenuhi dengan insiden dan ketidakamanan," kata Pemimpin. [IT]