Islam Times 18 Jan 2021 062021000000Mon, 18 Jan 2021 06:09:54 -0500 6:09 https://www.islamtimes.org/id/news/910780/klaim-paris-jcpoa-tidak-cukup -------------------------------------------------- Title : Klaim Paris: JCPOA Tidak Cukup  -------------------------------------------------- IslamTimes- Apa yang disebut 'kebijakan tekanan maksimum' Administrasi Trump terhadap Iran tidak berhasil, katanya, mengklaim bahwa kebijakan tersebut "hanya meningkatkan risiko dan ancaman", Sputnik melaporkan. Text : Menteri Luar Negeri Prancis, Jean Yves Le Drian, mengklaim bahwa JCPOA tidak cukup dan ada kebutuhan untuk merundingkan program rudal Iran dan pengaruh regional. Dalam wawancara hari Sabtu dengan Journal du Dimanche, Le Drian mengatakan mendesak bagi AS dan Iran untuk kembali ke JCPOA tanpa menyebutkan kegagalan negara-negara Eropa untuk memenuhi kewajiban mereka berdasarkan kesepakatan, salah satunya adalah mengamankan Kepentingan ekonomi Iran. Apa yang disebut kebijakan tekanan maksimum Administrasi Trump terhadap Iran tidak berhasil, katanya, mengklaim bahwa kebijakan tersebut "hanya meningkatkan risiko dan ancaman", Sputnik melaporkan. "Ini harus dihentikan dan saya katakan ini dengan jelas - sedang dalam proses memperoleh kapasitas senjata nuklir", klaim Le Drian sementara Teheran telah berulang kali mengumumkan bahwa mereka tidak berniat membangun senjata nuklir karena telah dilarang oleh sebuah Fatwa religius dari Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Khamenei. Le Drian juga mengklaim bahwa tidak akan cukup bagi kedua belah pihak untuk kembali ke JCPOA, tetapi negosiasi harus diadakan pada proliferasi balistik dan pengaruh regional Teheran. Dia menuduh Iran membuat kawasan itu tidak stabil tanpa menunjuk pada penjualan senjata negara-negara Barat senilai miliaran dolar ke negara-negara Teluk Persia. Teheran telah mengurangi komitmennya pada JCPOA secara transparan sebagai tanggapan atas penarikan sepihak AS dari kesepakatan tersebut. Iran mengatakan semua langkah ini dapat dibatalkan segera setelah pihak lain memenuhi kewajiban mereka berdasarkan kesepakatan yang mencabut sanksi terhadap negara yang telah disepakati dalam JCPOA yang ditandatangani 2015. Sementara itu, Teheran telah menekankan bahwa mereka tidak akan merundingkan program misilnya, menggambarkan program tersebut sebagai sarana penting untuk mempertahankan negara.(IT/TGM)