0
Friday 31 August 2018 - 16:53
Rusia dan Gejolak Suriah:

Kremlin: Terorisme di Idlib Terancam Musnah

Story Code : 747200
Dmitry Peskov, Kremlin spokesman ,.jpg
Dmitry Peskov, Kremlin spokesman ,.jpg
"Situasi di Suriah pasti memburuk, karena situasi di Idlib banyak yang harus dilakukan," katanya ketika ditanya apakah latihan Rusia yang akan datang di Laut Mediterania ada hubungannya dengan situasi Idlib. "Memang, sarang terorisme yang datang ke sana tidak menjadi pertanda baik jika kelambanan saat ini berlanjut," kata juru bicara Kremlin.

"Inilah sebabnya langkah-langkah pencegahan ditingkatkan yang wajar dan dapat dibenarkan," tambah Peskov.

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan sebelumnya pada hari Kamis (30/8) bahwa Rusia akan mengadakan latihan skala besar di Laut Mediterania pada tanggal 1-8 Agustus, yang akan melibatkan 25 kapal dan 30 pesawat dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara negara itu.

Idlib adalah satu-satunya provinsi Suriah yang masih dikendalikan oleh kelompok-kelompok bersenjata ilegal. Pada tahun 2017, zona de-eskalasi didirikan di wilayah tersebut, di mana para teroris yang enggan untuk meletakkan senjata mereka dapat bergerak bersama dengan keluarga mereka. Menurut Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura, Idlib saat ini menampung sekitar 10.000 teroris dari Front Nusra dan kelompok teroris Al-Qaeda (keduanya dilarang di Rusia).

Pada hari Rabu (29/8), Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan harapan bahwa negara-negara barat akan menahan diri dari menghalangi operasi kontra-terorisme melawan Nusra di Idlib.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment