0
Saturday 5 January 2019 - 08:55
PBB dan Gejolak Bahrain:

PBB Menyerukan untuk Pembebasan Aktivis Bahrain Rajab

Story Code : 770271
Nabil Rajab.jpg
Nabil Rajab.jpg
"Kami menyerukan Pemerintah Bahrain untuk segera dan tanpa syarat membebaskan pembela hak asasi manusia terkemuka Nabil Rajab dan memastikan bahwa semua warga Bahrain dapat menggunakan hak mereka untuk kebebasan berpendapat dan berekspresi tanpa takut akan penahanan sewenang-wenang," kata Ravina Shamdasani, juru bicara untuk kantor hak asasi manusia PBB.

"Kami mendesak pemerintah Bahrain untuk berhenti mengkriminalkan suara-suara yang berbeda pendapat."

Rajab, yang memainkan peran penting dalam protes anti-pemerintah 2011, pada hari Senin (31/12) kehilangan permohonan terakhirnya terhadap hukuman penjara lima tahun karena diduga menulis tweet yang dianggap 'ofensif' kepada rezim.

Pengadilan tertinggi Bahrain, yang vonisnya final, menguatkan hukuman penjara terhadapnya.
Dia dihukum karena 'membahayakan' serangan militer yang dipimpin Saudi, yang mencakup Bahrain, di Yaman dan secara terbuka menyinggung negara asing, referensi ke Arab Saudi.

Rajab juga menjalani hukuman dua tahun dalam kasus terpisah terkait dengan wawancara dengan pers asing.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment