0
Sunday 17 March 2019 - 15:33
Konflik India - Pakistan:

India dan Pakistan Saling Mengancam Akan Menembakkan 'Rudal'

Story Code : 783777
Pakistani girl holds a light candle during a vigil for peace in Lahore.jpg
Pakistani girl holds a light candle during a vigil for peace in Lahore.jpg
Sumber-sumber pemerintah di New Delhi dan Islamabad mengatakan India pada satu tahap mengancam akan menembakkan setidaknya enam rudal di Pakistan yang berjanji untuk menanggapi dengan serangan misilnya "tiga kali lipat."

Namun, baku ancam itu tidak melampaui ancaman dan tidak ada indikasi bahwa rudal yang terlibat lebih dari senjata konvensional, kata sumber itu.

Seorang menteri pemerintah Pakistan dan seorang diplomat Barat di Islamabad mengkonfirmasi ancaman khusus India untuk menggunakan enam rudal pada sasaran di dalam Pakistan.

Menteri mengatakan badan-badan intelijen India dan Pakistan "berkomunikasi satu sama lain selama pertikaian itu, dan bahkan sekarang mereka berkomunikasi satu sama lain."

Pakistan mengatakan akan membalas serangan rudal India dengan lebih banyak peluncuran misilnya sendiri, kata menteri itu kepada Reuters, yang berbicara dengan syarat anonim.

"Kami mengatakan jika Anda akan menembakkan satu rudal, kami akan menembakkan tiga. Apa pun yang akan dilakukan India, kami akan merespons tiga kali dari itu," kata menteri Pakistan.

Menteri Pakistan juga memuji peran Cina dan beberapa negara lain dalam mediasi untuk meredakan ketegangan antara New Delhi dan Islamabad.

India juga mengatakan bahwa mereka berhubungan dengan negara-negara besar selama konflik, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Ketegangan meningkat menyusul pemboman mobil yang menewaskan sedikitnya 40 pasukan paramiliter India di Kashmir yang dikuasai India pada 14 Februari. India menuduh agen intelijen utama Pakistan telah terlibat dan bersumpah akan melakukan pembalasan.

Ketegangan kemudian mencapai puncaknya setelah India mengatakan telah melakukan serangan udara "preemptive" terhadap apa yang digambarkan sebagai kamp pelatihan militan di Balakot Pakistan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment