0
Monday 15 April 2019 - 15:05

Irak Gali Kuburan Massal Suku Kurdi yang Dibunuh Saddam

Story Code : 788736
Para anggota Pertahanan Sipil dan pejabat Irak menutupi tulang-belulang dari kuburan massal Kurdi yang digali di sebelah barat kota Samawa, Irak. (Foto Reuters)
Para anggota Pertahanan Sipil dan pejabat Irak menutupi tulang-belulang dari kuburan massal Kurdi yang digali di sebelah barat kota Samawa, Irak. (Foto Reuters)
Makam itu ditemukan di padang pasir sekitar 170 km (106 mil) barat dari kota Samawa yang berisi sisa-sisa tulang dari lusinan suku Kurdi yang dibuat untuk "dihilangkan" oleh pasukan Saddam, kata kantor Salih.

Mereka termasuk di antara 180.000 orang yang mungkin terbunuh dalam serangan "Anfal" Saddam yang menargetkan Kurdi Irak pada akhir 1980-an ketika gas kimia digunakan di desa-desa yang dihancurkan dan ribuan Kurdi dipaksa masuk ke kamp.

"Dia membunuh mereka karena tidak menerima rezim ini, mereka ingin menjalani kehidupan yang bebas dan bermartabat," kata Salih yang juga seorang Kurdi pada konferensi pers di tempat kuburan.

"Dia membawa mereka ke Samawa untuk menguburkannya, tetapi orang-orang kami di Samawa menghalagi mereka," tambah Salih.

Provinsi-provinsi selatan Irak sebagian besar dihuni oleh orang-orang Arab Syiah, yang juga menderita penindasan dan pembunuhan massal di bawah Saddam.

"Irak yang baru tidak boleh melupakan kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Irak dari semua kelompok," katanya.

Farqan Sahib, seorang sukarelawan yang bekerja di lokasi penemuan itu, mengatakan kepada jaringan berita televisi Rudaw yang berbahasa Kurdi, ia telah melihat sisa-sisa tulang seorang ibu dengan "seorang bayi di lengannya dan yang lain di sebelahnya."

Serangan Anfal berlangsung selama delapan fase, dimulai pada tahun 1986, puncaknya pada tahun 1988, dan memuncak pada pekan-pekan penutupan perang Iran-Irak (1980-88).

Setelah jatuhnya rezim Baathist pada tahun 2003, Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) berkoordinasi dengan para pejabat Irak untuk mengungkap kuburan yang berisi mayat-mayat suku Kurdi yang dibunuh oleh pasukan Saddam dengan bantuan saksi lokal.

Antara 2003 dan 2018, lebih dari 2.500 mayat ditemukan dan dipulangkan ke wilayah semi-otonom Kurdistan, kata Rebwar Ramazan, seorang pejabat Kurdi. [IT]


 
Comment