0
Monday 15 April 2019 - 15:27

Rakyat Bahrain Paksa Delegasi Zionis Batalkan Kunjungan

Story Code : 788739
Seorang pria Bahrain memegang spanduk bertuliskan dalam bahasa Arab "Pemerintah Anda dan parlemen Anda tanpa legitimasi" . (Foto oleh AFP)
Seorang pria Bahrain memegang spanduk bertuliskan dalam bahasa Arab "Pemerintah Anda dan parlemen Anda tanpa legitimasi" . (Foto oleh AFP)
Warga Bahrain mengadakan kampanye ekstensif menentang kunjungan delegasi Israel ke kerajaan tersebut.

Juru bicara untuk kementerian ekonomi rezim Zionis mengatakan rencana kunjungan ke Bahrain Ahad (14/04/19)  oleh menteri ekonomi Israel Eli Cohen ditunda karena masalah politik.

Rezim pendudukan Israel dan negara-negara Arab Teluk Persia berada di tengah-tengah dorongan diplomatik untuk membentuk aliansi melawan Iran. Upaya mereka semakin intensif setelah bertahun-tahun melakukan kontak rahasia karena oposisi yang kuat terhadap pendudukan Israel di wilayah Palestina.

Kelompok sekitar 30 eksekutif bisnis Zionis dan pejabat rezim dijadwalkan akan berpartisipasi dalam kongres yang diselenggarakan oleh Global Entrepreneurship Network (GEN) yang berbasis di AS di Bahrain pada 15-18 April.

Rencana kunjungan ini memicu protes di Bahrain, termasuk anggota parlemen yang bergabung dengan panggilan di media sosial agar kunjungan itu dibatalkan dan beberapa protes jalanan kecil diadakan di Manama.

"Kami memberi tahu delegasi Israel bahwa mereka akan disambut dengan baik, mereka memutuskan pagi ini untuk tidak datang karena masalah keamanan dan keinginan untuk tidak menyebabkan gangguan untuk 180 negara lain yang berpartisipasi," jelas Jonathan Ortmans, presiden GEN, dalam sebuah pernyataan.

Sebuah sumber yang dekat dengan masalah itu mengatakan kepada Reuters bahwa tiga pembicara Zionis membatalkan kunjungan karena mereka tidak dapat memperoleh visa sementara delegasi lainnya telah "memutuskan untuk tidak pergi."

Rezim Bahrain mengatakan delegasi telah diundang atas inisiatif tunggal dari Jaringan Kewirausahaan Global.

"Tanggung jawab kami adalah untuk memastikan lingkungan yang aman dan mendukung bagi delegasi yang hadir," kata rezim dalam sebuah pernyataan. [IT]
Artikel Terkait
Comment