0
Thursday 18 April 2019 - 18:18
Krisis HAM di Arab Saudi:

Laporan: Arab Saudi Menyiksa Muslim Rohingya yang Mogok Makan Ditahanan

Story Code : 789346
Detained Rohingyas in the Shumaisi, Saudi Arabia.jpg
Detained Rohingyas in the Shumaisi, Saudi Arabia.jpg
Menurut sebuah laporan oleh Middle East Eye pada hari Rabu (17/4), sekitar 650 pria anggota minoritas Muslim Rohingya memulai mogok makan di pusat penahanan Shumaisi di kota pelabuhan Saudi barat Jeddah, Sabtu (13/4), pemogokan ketiga dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagian besar dari mereka telah ditahan tanpa diadili atau didakwa sejak 2012, dengan beberapa dari mereka mengalami kondisi kesehatan mental karena penahanan yang berkepanjangan.

Pemerintah Saudi menuduh sebagian besar orang Rohingya telah memberikan dokumen palsu dalam upaya untuk memasuki negara Arab untuk bekerja dan juga untuk melarikan diri dari kondisi keras yang mereka hadapi di Myanmar, negara asal mereka.

Myanmar selama beberapa dekade menolak untuk menawarkan paspor Rohingya. Banyak dari Rohingya yang dikurung di pusat penahanan Shumaisi memasuki Arab Saudi dengan paspor Bangladesh, sementara yang lain datang dengan dokumen dari berbagai negara Asia Selatan, termasuk Bhutan, India, Pakistan, dan Nepal.

'Mereka berusaha membuatnya sesulit mungkin'

Pemerintah Saudi dilaporkan berniat hendak mendeportasi tahanan Rohingya ke negara-negara itu, bahkan jika mereka belum pernah ke sana sebelumnya. Tidak jelas apakah negara-negara akan mengambil mereka, dan kondisi apa yang menunggu Rohingya jika mereka melakukannya.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment