0
Saturday 6 July 2019 - 10:26
Turki dan Gejolak Libya:

Presiden Turki Mendesak Diakhirinya 'Serangan Tidak Sah' Haftar di Libya

Story Code : 803390
Turkish President Recep Tayyip Erdogan.jpg
Turkish President Recep Tayyip Erdogan.jpg
"Presiden memperbarui dukungannya untuk pemerintah yang diakui secara internasional dan mendesak diakhirinya serangan yang melanggar hukum oleh pasukan Haftar," kata presiden Turki mengutip pernyataan Erdogan dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Libya Fayez al-Sarraj di Istanbul pada hari Jumat (5/7).

Libya telah dibagi antara dua pemerintah saingan, Dewan Perwakilan Rakyat, yang berbasis di kota timur Tobruk, dan pemerintah Kesatuan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional oleh Serraj yang berbasis di Tripoli.

Haftar, yang mungkin setia kepada pemerintah di timur, melancarkan serangan mematikan pada 4 April yang hendak menyerang dan menaklukkan Tripoli, yang mengakibatkan bentrokan sengit yang berulang-ulang, khususnya di tepi selatan ibukota, yang menyebabkan hampir 1.000 orang tewas sejauh ini.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment