0
Thursday 11 July 2019 - 00:35
Islamofobia di Inggris:

Aktivis Anti-Islam Inggris 'Meminta' Suaka pada Trump setelah Dihukum

Story Code : 804343
Stephen Yaxley-Lennon, AKA Tommy Robinson, Founder and former leader of the anti-Islam English Defense League (EDL).jpg
Stephen Yaxley-Lennon, AKA Tommy Robinson, Founder and former leader of the anti-Islam English Defense League (EDL).jpg
Tommy Robinson, salah satu pendiri Liga Pertahanan Inggris (EDL) yang merupakan organisasi Islamofobia sayap kanan di Inggris, terbukti telah melakukan penghinaan terhadap pengadilan minggu lalu setelah dia merekam para terdakwa dalam persidangan dan menyiarkannya di media sosial di pelanggaran larangan pelaporan.

Pengadilan tinggi Inggris mengatakan Robinson, yang nama aslinya adalah Stephen Yaxley-Lennon, sedang berusaha untuk mengacaukan masyarakat dan jelas mengganggu administrasi peradilan.

“Kata-katanya memiliki kecenderungan yang jelas untuk mendorong agresi fisik atau verbal yang melanggar hukum terhadap target yang dapat diidentifikasi. Pelecehan seperti yang dia gambarkan tidak dapat dibenarkan,” kata hakim pengadilan tinggi Dame Victoria Sharp.

"Jelas ada risiko nyata bahwa para terdakwa yang menunggu putusan juri akan melihat diri mereka dalam risiko, merasa terintimidasi, dan bahwa ini akan memiliki dampak buruk yang signifikan pada kemampuan mereka untuk berpartisipasi dalam tahap penutupan persidangan," katanya.

Robinson, menghadapi dua tahun penjara karena melanggar larangan pelaporan, dijadwalkan akan dihukum pada hari Kamis (11/7).[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment