0
Thursday 11 July 2019 - 11:45
Iran vs Hegemoni Global:

Iran dan Rusia Mengatakan AS 'Terisolasi' pada Pertemuan Khusus IAEA

Story Code : 804389
Flag of the International Atomic Energy Agency (IAEA) flutters in front of the IAEA building in Vienna.jpg
Flag of the International Atomic Energy Agency (IAEA) flutters in front of the IAEA building in Vienna.jpg
"Kegagalan lain bagi AS dengan ejekan Dewan Gubernur IAEA," Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Sayyid Abbas Mousavi tweeted pada hari Rabu (10/7) mengacu pada pertemuan darurat Dewan beranggotakan 35 anggota Dewan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk membahas program nuklir Iran, yang ditutup tanpa kesimpulan sebelumnya di Wina.

"AS sekali lagi diisolasi oleh tangannya sendiri," tambah Mousavi.

 "Kekuatan hukum JCPOA [kesepakatan nuklir Iran], diplomasi aktif dan catatan politik dan etika Iran yang berhasil memblok semua jalan menuju pemecah kesepakatan yang arogan," tambahnya.

Pertemuan itu diadakan beberapa hari setelah Iran meningkatkan tingkat pengayaan uraniumnya menjadi 4,5%, yang melampaui batas yang ditentukan oleh JCPOA. Langkah ini merupakan bagian dari fase kedua keputusan negara itu 8 Mei untuk mengurangi komitmennya berdasarkan perjanjian nuklir multilateral 2015 sebagai reaksi atas pelanggaran AS dan tidak adanya tindakan Eropa.

Pertemuan darurat diadakan atas permintaan Duta Besar AS untuk Organisasi Internasional Jackie Wolcott. Iran kemudian mengkritik permintaan AS sebagai "ironi yang menyedihkan" karena Washington adalah pihak yang telah melanggar kesepakatan pertama dengan secara sepihak menarik keluar dari itu dan menjatuhkan sanksi pada Republik Islam.

Ironi dari pertemuan Dewan IAEA atas permintaan AS:
a. AS tidak menyukai JCPOA, memotong & melanggarnya, dan menghukum semua yang mengamatinya;
b. AS tidak memiliki pendirian untuk mengangkat masalah JCPOA;
c. Iran sepenuhnya mematuhi JCPOA per 15 laporan IAEA;
d. Tindakan Iran adalah sah berdasarkan paragraf 36 kesepakatan: pic.twitter.com/UOr316AZnx
- Javad Zarif (@JZarif) 10 Juli 2019

AS telah mendekati berbagai delegasi sebelum meminta untuk mengadakan pertemuan khusus tetapi pada akhirnya harus membuat permintaan itu sendiri, kata duta besar Iran untuk IAEA Kazem Gharib-Abadi.

“Kami telah diberi tahu bahwa Amerika Serikat berupaya mendapatkan hasil resmi dari pertemuan ini, seperti resolusi ….tetapi karena mereka belum berada dalam posisi untuk meyakinkan yang lain untuk mendapatkan dukungan mereka atas klaim mereka, mengenai pertimbangan Iran menghentikan implementasi JCPOA, belum ada kesimpulan,” katanya kepada Press TV setelah sesi khusus.

"Mayoritas anggota Dewan mendukung JCPOA, multilateralisme dan menyesalkan tindakan sepihak AS," tambahnya.

Duta Iran sebelumnya mengatakan kepada pertemuan khusus IAEA bahwa "kecenderungan sadis Amerika Serikat untuk menggunakan sanksi ilegal, sepihak sebagai instrumen untuk memaksa negara-negara berdaulat dan entitas swasta harus berakhir."[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment