0
Sunday 14 July 2019 - 20:24
Kuwait dan Gejolak Timur Tengah:

Otoritas Pelabuhan Kuwait Mengatakan Menandatangani Perjanjian dengan Angkatan Laut untuk Melindungi Pelabuhan

Story Code : 805034
Kuwait flag.jpg
Kuwait flag.jpg
Pada hari Kamis (11/7), Jenderal Angkatan Darat AS Mark Milley mengatakan Amerika Serikat dan sekutunya sedang membahas menyediakan pengawalan militer untuk kapal tanker minyak di Persia.

“Protokol itu ditandatangani pada saat wilayah tersebut mengalami kondisi keamanan kritis. Oleh karena itu, kami membutuhkan kolaborasi upaya antara kedua pihak [KPA dan Angkatan Laut] untuk menjaga keamanan pelabuhan laut Kuwait, dan untuk memastikan kami siap menghadapi keadaan darurat apa pun,” kata Sabah, seperti dikutip oleh kantor berita KUNA.

Perjanjian tersebut memberikan pelatihan militer pasukan Angkatan Laut Kuwait untuk menarik dan memandu kapal dalam perjalanan mereka ke atau dari pelabuhan negara itu, Sabah menambahkan.

Pada hari Rabu (10/7), media AS mengklaim bahwa Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) berusaha untuk merebut sebuah kapal tanker minyak Inggris di dekat Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dengan tegas membantah tuduhan itu, menekankan bahwa klaim tersebut bertujuan untuk meningkatkan ketegangan.[IT/r]
 
Comment