0
Tuesday 13 August 2019 - 11:03
Irak dan Gejolak Teluk Parsia:

Irak Menolak Peran Israel dalam Misi Teluk Persia, Memperingatkan Kehadiran Barat

Story Code : 810262
USS Boxer (LHD 4) with fleet replenishment oiler ship USNS Tippecanoe (T-AO 199) in the Persian Gulf waters.jpg
USS Boxer (LHD 4) with fleet replenishment oiler ship USNS Tippecanoe (T-AO 199) in the Persian Gulf waters.jpg
“Irak menolak partisipasi pasukan Zionis dalam pasukan militer apa pun untuk mengamankan lintasan kapal di Teluk [Persia]. Negara-negara pesisir Teluk [Persia] dapat bersama-sama mengamankan transit kapal,” tulis Hakim dalam sebuah posting yang diterbitkan di halaman Twitter resminya pada hari Senin (12/8).

"Irak berusaha mengurangi ketegangan di wilayah kami melalui perundingan damai," katanya, memperingatkan bahwa "kehadiran pasukan Barat di kawasan itu akan meningkatkan ketegangan."

Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa kehadiran Zionis Israel di Teluk Persia dapat mengakibatkan perang di kawasan itu, dan bahwa tanggung jawab atas konsekuensi dari kehadiran ilegal semacam itu ada pada Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris

"Amerika Serikat dan Inggris harus memikul tanggung jawab atas keberadaan ilegal rezim Zionis di perairan Teluk Persia," kata Komandan Angkatan Laut IRGC Laksamana Muda Alireza Tangsiri kepada jaringan berita televisi berbahasa Arab al-Mayadin yang berbasis di Lebanon, Minggu (11/8).[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment