0
Thursday 15 August 2019 - 12:23
Iran dan Regional:

Iran Tidak Mencari Perang, Tetapi Akan Memberikan Tanggapan 'Menghancurkan' terhadap Agresi Apa pun

Story Code : 810607
Iranian Deputy Foreign Minister for Political Affairs Abbas Araqchi (1st, L) and an Indonesian delegation headed by Abdul Kharis Almasyhari, the chairman of the Indonesian Parliament’s First Commission.jpg
Iranian Deputy Foreign Minister for Political Affairs Abbas Araqchi (1st, L) and an Indonesian delegation headed by Abdul Kharis Almasyhari, the chairman of the Indonesian Parliament’s First Commission.jpg
Sayyid Abbas Araqchi membuat pernyataan pada Rabu (14/8) malam dalam pertemuan dengan Abdul Kharis Almasyhari, ketua Komisi Pertama Parlemen Indonesia, dan rombongannya di Tehran.

Dalam pertemuan itu, Araqchi mengatakan kekuatan Iran dengan kemampuan pertahanannya hanya untuk pencegahan, dan tidak menentang negara lain.

"Dalam sejarah kontemporernya, Iran tidak pernah memulai perang apa pun, dan tidak akan melakukannya di masa depan," kata Araqchi.

"Namun, tidak akan ragu sedikitpun untuk membela diri, dan akan memberikan respon yang cepat dan menghancurkan untuk setiap penyerang," tambahnya.

Komentar Araqchi muncul ketika ketegangan meningkat antara Iran dan Amerika Serikat, yang baru-baru ini mengumumkan rencana untuk membentuk koalisi untuk melindungi pengiriman di Selat Hormuz dari apa yang disebutnya ancaman Iran.

AS telah meminta sekutu-sekutunya, termasuk Jerman, Jepang, Prancis, Inggris, dan Zionis Israel, untuk bergabung dengan koalisi. Namun, seruan itu belum diterima dengan hangat, dimana Zionis Israel dan Inggris menjadi satu-satunya pihak yang mengatakan bahwa mereka akan bergabung dengan aliansi itu.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment