0
Thursday 22 August 2019 - 13:49
Invasi Saudi Arabia di Yaman:

HRW: Koalisi Pimpinan Saudi Menyerang Nelayan Yaman

Story Code : 811985
Yemeni fishermen.jpg
Yemeni fishermen.jpg
Kelompok hak asasi manusia yang bermarkas di New York itu mengatakan, kapal perang dan helikopter koalisi telah terlibat dalam serangan yang menewaskan 47 nelayan, termasuk tujuh anak, dan penahanan lebih dari 100 lainnya.

"Pasukan angkatan laut koalisi berulang kali menyerang kapal nelayan dan nelayan Yaman tanpa tujuan yang jelas bahwa mereka adalah target militer yang sah," Priyanka Motaparthy, penjabat direktur kedaruratan HRW, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (21/8).

HRW mengatakan pejabat koalisi yang memerintahkan atau melakukan serangan atau menyiksa tahanan kemungkinan besar bertanggung jawab atas kejahatan perang.

"Menembak nelayan yang melambaikan kain putih atau membiarkan awak kapal yang tenggelam adalah kejahatan perang," kata Motaparthy.

HRW mengatakan koalisi yang dipimpin Saudi telah secara konsisten gagal untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang dan serangan tidak sah lainnya, termasuk serangan terhadap kapal penangkap ikan.

Meskipun tidak ada komentar dari koalisi yang dipimpin Saudi tentang tuduhan itu, blok itu berulang kali mengatakan dalam kesempatan sebelumnya bahwa mereka mengambil langkah-langkah untuk mencegah korban di kalangan warga sipil.

Yaman telah sejak Maret 2015 di bawah agresi brutal oleh koalisi yang dipimpin Saudi, dalam upaya untuk mengembalikan kekuasaan mantan presiden yang buron Abd Rabbu Mansour Hadi yang merupakan sekutu Riyadh.

Puluhan ribu orang telah tewas dan terluka dalam serangan yang diluncurkan oleh koalisi, dimana sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Koalisi, di samping Arab Saudi dan UEA juga termasuk: Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania, Sudan dan Kuwait, juga telah memberlakukan blokade keras terhadap Yaman.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment