0
Tuesday 24 September 2019 - 03:08

Protes Warga Mesir untuk Gulingkan al-Sisi Semakin Luas

Story Code : 817955
Protes rakyatt Mesir
Protes rakyatt Mesir
Menurut para saksi, rezim diktator menanggapi dengan tindakan keras, menangkap sejumlah demonstran damai dan memperlakukan mereka secara kejam.

Pasukan keamanan menggunakan gas air mata di Kairo, tetapi banyak anak muda tinggal di jalan-jalan di pusat ibukota, berteriak, "Tinggalkan al-Sisi."

Pasca tumbangnya Mohammad Morsi dikudeta, praktis di Mesir tidak pernah terlihat aksi protes setelah penumpasan luas yang dilakukan oleh al-Sisi.

Sementara sejak Jumat kemarin, protes besar diadakan di Alexandria di pantai Mediterania, Suez di Laut Merah serta kota tekstil Delta Nil, Mahalla el-Kubra, sekitar 110 km utara Kairo, menurut warga dan video yang diposting online.

Pasukan keamanan dikerahkan di pusat kota Kairo dan di Lapangan Tahrir tempat dan pusat protes massa yang dimulai pada 2011 ketika menggulingkan diktator lama Hosni Mubarak.

Mohamed Ali, seorang kontraktor bangunan dan aktor yang berubah menjadi aktivis politik yang tinggal di Spanyol, dalam posting video menyerukan protes setelah mendakwa al-Sisi dan militer sebagai koruptor.

Mohammad Ali menyerukan penggulingan rezim, dan berjanji untuk melanjutkan protes terhadap korupsi yang merajalela di negara piramida itu.

Hampir satu dari tiga orang Mesir hidup di bawah garis kemiskinan dengan kurang dari $ 1,40 sehari, menurut angka resmi yang dirilis pada Juli.

Orang-orang Muslim Mesir juga sangat membenci ketergantungan rezim pada AS dan entitas Zionis ilegal, serta terhadap Arab Saudi dan UEA.

Sebagian besar analis percaya bahwa lava gunung berapi akan meledak untuk menyapu bersih rezim, dan mengembalikan Mesir ke wilayah Islam. [IT/Onh]


 
Artikel Terkait
Comment