0
Tuesday 24 September 2019 - 23:24

3 Nelayan Indonesia Diculik Kelompok Bersenjata di Perairan Malaysia

Story Code : 818157
Peta-Lahad-Datu (indonesiainside)
Peta-Lahad-Datu (indonesiainside)
Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star dan Malay Mail, Selasa (24/9/2019), Komisioner Kepolisian Sabah, Omar Mammah, menuturkan bahwa tiga anak buah kapal (ABK) asal Indonesia itu sedang berada di atas sebuah kapal pukat ikan saat didekati oleh dua kapal jenis pump boat.

Disebutkan sedikitnya ada tujuh pria bersenjata dan bermasker yang menyergap dua kapal pencari ikan itu. Kapal pukat ikan yang ditumpangi 3 nelayan Indonesia itu didampingi oleh sebuah kapal pukat ikan lainnya yang berlayar dalam jarak 50 meter.

Insiden ini berawal pada Senin (23/9) siang, sekitar pukul 11.58 waktu setempat, saat dua kapal pencari ikan itu sedang memancing udang. Dua kapal lain yang ditumpangi tujuh pria bersenjata mendekati kapal pencari ikan itu dari belakang.

Para pria bersenjata yang memakai perlengkapan dan masker kamuflase itu, naik secara paksa ke atas dua kapal pencari ikan itu. Laporan The Star menyebut pria-pria bersenjata itu sempat melepas tembakan ke arah ABK di kedua kapal tersebut.

"Empat pria bersenjata naik ke kapal (pencari ikan) pertama dan tiga tersangka lainnya naik ke kapal (pencari ikan) kedua. Mereka menodongkan senjata ke arah tiga ABK kapal pada salah satu kapal dan memerintahkan mereka untuk naik ke atas pump boat," sebut Omar dalam keterangannya.

"Di kapal lainnya, para tersangka mengambil semua dokumen dan telepon genggam dari ABK kapal namun tidak membawa empat nelayan yang ada di atas kapal," imbuhnya.

Insiden ini terjadi di perairan berjarak sekitar 7,7 mil laut atau 14,2 kilometer dari Tambisan, Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Para pria bersenjata itu dan tiga nelayan yang diculik, diyakini bergerak menuju gugusan Kepulauan Tawi-Tawi di Filipina bagian selatan.

Disebutkan otoritas Malaysia bahwa tiga nelayan yang diculik berusia antara 27-40 tahun. Dalam pernyataan terpisah, Kepala Menteri Sabah, Shafie Apdal, mengonfirmasi insiden ini. Shafie menyebut tiga nelayan yang diculik kemungkinan berasal dari Buton, Sulawesi.

"Namun, kami akan memeriksa situasi pastinya. Saya akan mendapatkan informasi lebih detail soal itu," ucap Shafie. "Kami perlu mengambil langkah-langkah (keamanan) di area tersebut, imbuhnya. [IT/Onh/Detik]


 
Artikel Terkait
Comment