0
Tuesday 24 September 2019 - 23:39
Gejolak Mesir:

Polisi Mesir Tembak Mati 6 Anggota Ikhwanul Muslimin di Kairo

Story Code : 818160
Egyptian security forces standing guard in Alexandria, Egypt.jpg
Egyptian security forces standing guard in Alexandria, Egypt.jpg
Dalam sebuah pernyataan singkat, kementerian itu mengatakan pasukan polisi terlibat betrok dengan kelompok "teroris" di Oktober City 6, yang terletak sekitar 32 kilometer barat daya ibukota, di Provinsi Giza, Selasa (24/9).

Dia juga menuduh kelompok itu "merencanakan serangkaian operasi teror," namun tanpa memberikan rincian.

Di Mesir, Ikhwanul Muslimin (IM) dilarang dan dianggap sebagai "organisasi teroris" pada akhir 2013 setelah penggulingan presiden yang dipilih secara demokratis pertama negara itu, Mohamed Morsi, melalui kudeta militer oleh Presiden Abdel-Fattah el-Sisi, yang pada saat itu menteri pertahanan.

IM yang sepenuhnya mendukung Morsi, memprotes kudeta, tetapi protes pro-Morsi itu dihancurkan secara brutal yang dikenal sebagai pembantaian Rabaa pada Agustus 2013, yang menewakan lebih dari 800 warga sipil.

Protes meletus terhadap Sisi di beberapa kota di Mesir pada hari Jumat dan Sabtu, yang oleh media pemerintah sebut, Ikhwanul Muslimin mempengaruhi para demonstran anti-pemerintah.

Protes awalnya diadakan sebagai tanggapan terhadap seruan online untuk pengunduran diri Sisi oleh Mohamed Ali, mantan kontraktor militer, yang menuduh presiden dan militer melakukan korupsi.[IT/r]
 
Comment