0
Friday 27 September 2019 - 20:53
AS dan Invasi Saudi Arabia di Yaman:

AS Mengirim Baterai Patriot dan Radar ke Saudi setelah Serangan Minyak

Story Code : 818702
Patriot missile battery at a Turkish military base in Gaziantep, Turkey.jpg
Patriot missile battery at a Turkish military base in Gaziantep, Turkey.jpg
Administrasi Presiden AS Donald Trump juga mengirim dua baterai Patriot lagi dan sistem rudal Terminal High Altitude Defense (THAAD) yang siap untuk ditempatkan jika diperlukan, menurut laporan Kamis (26/9), mengutip pejabat pemerintah.

Sekitar 200 tentara juga dijadwalkan akan dikerahkan ke Arab Saudi di samping peralatan pertahanan udara.

Keempat sistem radar Sentinel dan baterai Patriot seharusnya mengamankan Arab Saudi utara. Saat ini, sebagian besar pertahanan udara rezim Riyadh lebih dekat ke perbatasan selatan dengan Yaman.

Gerakan Yaman Houthi Ansarullah telah meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap target jauh di dalam Arab Saudi selama beberapa bulan terakhir sebagai pembalasan atas agresi selama bertahun-tahun kerajaan.

Serangan-serangan itu mencapai puncaknya pada 14 September, ketika Houthi mengatakan mereka telah mengirim 10 pesawat nir awak ke fasilitas minyak utama perusahaan negara Saudi Aramco di Khurais dan Abqaiq.

Serangan pesawat  nir awak itu menghancurkan fasilitas dan mengurangi produksi minyak Arab Saudi lebih dari setengahnya, atau sekitar 5,7 juta barel per hari.

Para pejabat Amerika telah mengakui bahwa sebagian besar pertahanan buatan AS Arab Saudi gagal mencegat salah satu drone, atau seperti yang mereka klaim, rudal jelajah yang melakukan serangan presisi meskipun mereka terbang ratusan kilometer di atas wilayah Saudi.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment