0
Sunday 20 October 2019 - 22:35

Rusia Tidak Memahami Strategi dan Tujuan AS di Suriah

Story Code : 823097
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova
"Secara umum, kami tidak dapat memahami strategi dan tujuan kehadiran Washington di zona konflik [di Suriah]. Seperti di Afghanistan, mereka tetap atau menarik [pasukan], baik tetap tinggal atau menarik keluar, dan kemudian kembali keluar. Itulah yang terjadi dengan apa yang disebut solusi koalisi internasional untuk konflik Suriah," demikian menukil Kantor Berita TASS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan, di dalam koalisi "tidak ada suara bulat tentang masalah ini."

Pada 9 Oktober, Ankara meluncurkan operasi militer Musim Semi Perdamaian di Suriah utara dengan klaim membangun zona penyangga di wilayah utara Suriah, di sepanjang perbatasan Turki, tempat para pengungsi Suriah untuk pulang kembali dari Turki.

Komunitas dunia mengutuk tindakan Ankara, termasuk Suriah dan menyebutnya tindakan agresi.

Pada 13 Oktober, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengumumkan AS menarik sekitar 1.000 tentara AS dari Suriah utara karena operasi Turki.

Pada 17 Oktober, Amerika Serikat dan Turki mencapai kesepakatan menunda operasi tempur. Turki sepakat menghentikan serangan selama 120 jam untuk memberi waktu pada pasukan Kurdi meninggalkan wilayah zona keamanan perbatasan yang dicari oleh Ankara. [IT/Onh]


 
Artikel Terkait
Comment