0
Monday 11 November 2019 - 15:23
Islamofobia di Prancis:

Pawai Muslim Menentang Islamophobia di Prancis

Story Code : 826776
Muslims march against Islamophobia in France.jpg
Muslims march against Islamophobia in France.jpg
Dengan peringatan satu tahun gerakan Rompi Kuning satu minggu lagi dan pemerintah berusaha untuk memaksa melalui kenaikan yang sangat tidak populer dari usia pensiun, kelas media dan politik Prancis telah memicu dan mendukung Islamofobia selama dua bulan terakhir.

Bisa ditebak, kekerasan mulai terjadi: dua Muslim ditembak di sebuah masjid. Polisi sayap kanan merasa berani dengan pengarusutamaan rasisme, yang mengarah ke pemberontakan di pinggiran Paris yang miskin-Muslim karena taktik polisi yang brutal.

Seperti biasa, dari pusat ke kanan-jauh mengutuk pawai.

Di antara partai-partai sayap kiri ada perdebatan panjang yang membingungkan hak kebebasan berbicara untuk mengkritik Islam dengan diskriminasi, kekerasan, dan penindasan yang sangat nyata yang disebabkan oleh Islamophobia. Banyak orang yang diduga kiri keluar dari pawai, dan hanya beberapa serikat mengirim sejumlah kecil perwakilan.

Insiden ini adalah pengingat lain tentang bagaimana seluruh spektrum politik Prancis menolak untuk membela, apalagi menyambut, umat Islam. Ini juga merupakan tanda bagaimana sektarianisme Prancis dilembagakan tidak hanya di bekas jajahannya, tetapi juga di rumah.

Kemarahan dan kebencian di kalangan kelas Muslim mulai terbangun, tetapi itu bukan fenomena baru: sebuah jajak pendapat minggu ini menunjukkan bahwa 42% Muslim telah mengalami diskriminasi hanya dalam 5 tahun terakhir, hampir 2,5 kali dari rata-rata nasional.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment