0
Thursday 14 November 2019 - 17:22
Palestina vs Zionis Israel:

Jihad Islam: Gaza Menghentikan Tembakan Saat 'Israel' Menyetujui Tuntutan Jihad Islam

Story Code : 827341
Gaza-based Palestinian Islamic Jihad movement.jpg
Gaza-based Palestinian Islamic Jihad movement.jpg
Berbicara pada hari Kamis (14/11) pagi, juru bicara Jihad Islam, Musab al-Braim, mengkonfirmasi laporan gencatan senjata sebelumnya, mengatakan gencatan senjata mulai berlaku pada pukul 5.30 pagi waktu setempat (3:30 GMT), lapor Reuters.

Braim mengatakan bahwa entitas Zionis telah sepakat untuk mengakhiri pembunuhan yang ditargetkan terhadap pejuang perlawanan Palestina dan tembakan mematikan pada demonstrasi mingguan Palestina di dekat pagar yang memisahkan Jalur Gaza dari wilayah yang diduduki Israel.

"Gencatan senjata dimulai di bawah sponsor Mesir setelah Pendudukan (Israel) tunduk pada ketentuan yang ditetapkan oleh Jihad Islam atas nama faksi-faksi perlawanan Palestina," kata Braim kepada Reuters.

Sebelumnya, sumber-sumber Mesir mengatakan "perjanjian gencatan senjata datang sebagai hasil dari upaya Mesir" dan telah disahkan oleh "faksi-faksi Palestina termasuk Jihad Islam."

Entitas Zionis telah menyetujui tuntutan utama Jihad Islam sebagai imbalan bagi kelompok perlawanan untuk menghentikan penembakan roket ke wilayah-wilayah pendudukan dan memastikan aksi unjuk rasa damai di Gaza.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Zionis 'Israel'.

Meskipun demikian, tak lama setelah gencatan senjata, sirene peringatan roket dilaporkan terdengar di selatan tanah yang diduduki.

Eskalasi meletus awal Selasa, ketika Zionis 'Israel' membunuh komandan senior Jihad Islam Baha Abu al-Ata, bersama istrinya, dalam serangan yang ditargetkan di rumah mereka di Gaza.

Serangan serupa juga menghantam rumah komandan Jihad Islam lainnya di Suriah pada hari Selasa, tetapi gagal memenuhi target.

Zionis 'Israel' melanjutkan serangan udara mematikannya ke pantai yang terkepung itu, menewaskan 30 warga Palestina lainnya dan melukai 97 lainnya selama dua hari terakhir.

Pembunuhan Ata memicu serangan pembalasan Palestina ke wilayah-wilayah pendudukan.

Sebanyak 300 roket diperkirakan telah diluncurkan dari Gaza, mencapai sejauh Tel Aviv dan membuat sekolah-sekolah ditutup di wilayah tengah dan selatan wilayah yang diduduki.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment