0
Tuesday 3 December 2019 - 11:09

Pompeo: Iran Faktor Pemersatu Seluruh Protes di Timur Tengah

Story Code : 830425
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Pompeo juga mengakui beragamnya alasan lokal yang menimbulkan kerusuhan yang melanda Timur Tengah serta daerah lain. Pompeo menunjuk Iran yang dianggap musuh bebuyutan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

"Perdana menteri Irak Adel Abdel Mahdi mengundurkan diri "karena orang-orang menuntut kebebasan dan pasukan keamanan telah membunuh puluhan dan puluhan orang. Itu sebagian besar karena pengaruh Iran," kata Pompeo.

"Hal yang sama berlaku di Lebanon, protes di Beirut," katanya di Universitas Louisville, AS.

"Mereka ingin Hizbullah dan Iran keluar dari negara mereka, keluar dari sistem mereka sebagai kekuatan yang keras dan represif," katanya.

Menurutnya, protes di dalam Iran menunjukkan bahwa orang Iran juga "muak". Mereka melihat teokrasi yang mencuri uang, para ayatullah mencuri puluhan dan puluhan juta dolar," katanya.

Baik di Irak maupun di Lebanon, para pengunjuk rasa awalnya menyerukan diakhirinya korupsi, upaya yang lebih besar untuk menciptakan lapangan kerja dan restrukturisasi sistem politik.

Di Irak para pengunjuk rasa pekan lalu membakar konsulat Iran di Najaf.

Di Lebanon, Amerika Serikat berusaha mengisolasi Hizbullah yang sebelumnya dianggap sebagai kelompok teroris.

Pemerintahan Trump, yang memiliki hubungan dekat dengan musuh-musuh Iran, Arab Saudi dan Israel, memprioritaskan untuk mengekang pengaruh regional Tehran termasuk dengan memberlakukan sanksi besar-besaran. [IT/MT]



 
Artikel Terkait
Comment