0
Thursday 5 December 2019 - 07:41

Komandan IRGC Peringatkan Musuh untuk Tidak Lewati Garis Merah

Story Code : 830848
Komandan IRGC Peringatkan Musuh untuk Tidak Lewati Garis Merah
"Saya memperingatkan musuh untuk tidak melewati garis merah," kata Mayor Jenderal Salam di sebuah acara budaya di Tehran, Rabu, 04/12/19.

Menjelaskan kerusuhan terbaru di Iran setelah kenaikan harga bahan bakar sebagai plot hasutan, Salami mengatakan musuh berusaha menebus kekalahannya dan menghubungkan kebijakan tekanan maksimum terhadap Iran dengan kerusuhan di dalam negeri.

Para musuh sedang menunggu serangan untuk mengambil keuntungan dari kerusuhan yang mengancam Iran, tetapi Iran mengubah ancaman menjadi peluang, kata komandan itu, dan menambahkan bahwa negara Iran yang waspada memisahkan jalannya dari plot Amerika.

"Negara-negara dunia akan menghilangkan AS dari tahap geografi politik. Washington hanya berupaya menimbulkan kemiskinan dan keterbelakangan pada negara-negara di seluruh dunia", tegasnya.

Menurutnya, insiden terbaru di Iran membantu orang menyadari dukungan palsu AS, dan musuh-musuh Iran menderita demensia politik dan salah perhitungan.

Menyusul kenaikan harga bensin pada 15 November, sejumlah kota Iran menyaksikan protes sporadis yang berubah menjadi kekerasan dalam beberapa kasus.

Sejumlah bank dan gedung-gedung pemerintah dibakar. Para pejabat telah mengkonfirmasi bahwa sejumlah orang telah tewas dalam protes tersebut.

Dalam pidatonya pada 17 November, Ayatullah Khamenei memperingatkan, protes sporadis dan tindakan vandalisme di Iran akan menciptakan rasa tidak aman.

Menggambarkan ketidakamanan sebagai bencana terburuk bagi masyarakat, Pemimpin mengatakan "seluruh pusat kejahatan di dunia" telah memobilisasi upaya dalam beberapa hari terakhir untuk mendorong kerusuhan di Iran.

Ayatollah Khamenei juga meminta pemerintah Iran untuk berhati-hati bahwa kenaikan harga bahan bakar tidak akan meningkatkan harga komoditas lainnya.

Pemimpin juga meminta orang-orang untuk memisahkan diri dari sekelompok penjahat yang didorong oleh front anti-Iran yang berbasis di luar negeri untuk menimbulkan rasa tidak aman. [IT/MT]


 
Artikel Terkait
Comment