0
Wednesday 11 December 2019 - 08:19

Iran Ekspor $ 27 Miliar Produk Non-Minyak dalam 8 Bulan

Story Code : 832016
Iran Ekspor $ 27 Miliar Produk Non-Minyak dalam 8 Bulan
Data IRICA menempatkan bobot ekspor non-minyak negara itu sebesar 88 juta ton selama rentang waktu yang disebutkan, yang menunjukkan kenaikan 16 persen dari angka periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Iran mengimpor 22 juta ton barang non-minyak senilai $ 28,3 miliar selama periode delapan bulan, dengan kenaikan 1,5 persen dalam berat sementara nilai penurunan 4,8 persen dibandingkan dengan rentang waktu yang sama tahun lalu.

Seperti diberitakan, China, Irak, Uni Emirat Arab (UEA), Turki dan Afghanistan adalah lima tujuan ekspor utama produk non-minyak Iran sementara China, Uni Emirat Arab, Turki, India, dan Jerman adalah lima pengekspor barang utama ke Iran selama waktu yang disebutkan.

Seperti yang sebelumnya diumumkan oleh IRICA, nilai ekspor non-minyak Iran mencapai $ 44,3 miliar pada tahun Iran sebelumnya, sementara komoditas senilai $ 42,6 miliar dikirim ke negara tersebut.

Iran berbagi perbatasan dengan lima belas negara, yaitu Uni Emirat Arab, Irak, Turki, Afghanistan, Pakistan, Rusia, Oman, Azerbaijan, Turkmenistan, Kuwait, Qatar, Kazakhstan, Armenia, Bahrain, dan Arab Saudi.

Berdasarkan data yang diterbitkan oleh Organisasi Promosi Perdagangan Iran (TPO), nilai perdagangan dengan negara-negara tetangga mencapai lebih dari $ 36,5 miliar pada tahun kalender Iran terakhir, yang merupakan sekitar 41 persen dari total perdagangan non-minyak negara di rentang waktu yang disebutkan.

Peningkatan ekspor non-minyak ke negara-negara tetangga adalah salah satu rencana besar yang sedang dilakukan pemerintah Iran pada tahun kalender Iran saat ini (dimulai pada 21 Maret).

Wakil Menteri Perindustrian Hossein Modares Khiabani mengatakan,  kementeriannya berencana meningkatkan nilai ekspor non-minyak Iran ke 15 negara tetangganya hingga $ 50 miliar.

"Tujuan kami adalah untuk dapat memenuhi lima persen dari kebutuhan negara tetangga kami, yang akan berjumlah lebih dari $ 50 miliar per tahun mengingat total impor semua 15 negara yang setidaknya $ 1 triliun per tahun," katanya pada bulan Agustus.

Pejabat itu berharap, tujuan yang disebutkan akan direalisasikan sebelum tahun kalender Iran tahun 1400 (yang dimulai pada Maret 2021), dan Institut untuk Studi Perdagangan dan Penelitian dan juga Organisasi Promosi Perdagangan saat ini sedang mengembangkan rencana terperinci untuk mencapai tujuan ini. [IT/MT]


 
Artikel Terkait
Comment