0
Wednesday 22 January 2020 - 02:04

Iran Beri Peringatan Keras Kepada Duta Besar Inggris

Story Code : 839891
Iran Beri Peringatan Keras Kepada Duta Besar Inggris
Macaire ditangkap oleh polisi kemanan Iran karena menghadiri demonstrasi tanpa izin di Tehran pusat pada 11 Januari.

"Mengikuti kehadiran duta besar Inggris dalam pertemuan ilegal, ia menerima peringatan serius untuk menghindari pengulangan perilaku seperti itu," kata Araqchi.

"Kami memanggil duta besar. Kami menegurnya dengan keras dan setelah itu Kementerian Luar Negeri mengeluarkan pernyataan di baris terakhir di mana kami memperingatkan tindakan yang lebih keras daripada memanggil jika kasus tersebut diulangi," katanya.

"Saya pikir ini adalah pesan yang sangat jelas tentang tindakan tidak konvensional dari pihak Inggris."

Pada 12 Januari, Kementerian Luar Negeri Iran memanggil Macaire hadir tidak konvensional dalam pertemuan ilegal.

Diplomat Inggris itu diingatkan, kehadirannya dalam pertemuan ilegal tidak sesuai dengan tanggung jawabnya sebagai wakil politik negaranya di Iran dan perilakunya bertentangan dengan konvensi Wina 1961 tentang hubungan diplomatik, kata kementerian itu.

Ditambahkan pemerintah Inggris harus memberikan jawaban dalam hal ini.

Duta Besar Macaire dituduh “menghasut” para pengunjuk rasa di depan Universitas Teknologi Amir Kabir.

Araghchi mengatakan dalam sebuah tweet pada 12 Januari menulis, Macaire sementara waktu ditangkap karena berpartisipasi dalam "pertemuan ilegal" di Tehran.

"Dia tidak ditahan tetapi ditangkap sebagai orang asing yang tidak dikenal dalam pertemuan ilegal. Ketika polisi memberi tahu saya seorang pria yang ditangkap yang mengaku sebagai Duta Inggris, saya berkata TIDAK MUNGKIN! hanya setelah percakapan telepon saya dengan dia, saya mengidentifikasi, dan kejutan besar, bahwa itu dia. 15 menit kemudian dia bebas," tweeted Araghchi.

Duta Besar Inggris itu meninggalkan Tehran ke negaranya. Sumber mengatakan, Macaire meninggalkan Iran sesuai dengan peraturan.

Sumber tidak mengungkapkan informasi tentang waktu keberangkatan dan tujuannya.

Berdasarkan protokol diplomatik, setiap duta besar atau agen diplomatik di negara tuan rumah berhak untuk kembali ke negaranya sendiri untuk panggilan atau masalah lainnya setelah menyerahkan catatan resmi pada saat keberangkatannya.

Sementara itu, beberapa anggota parlemen Iran menyerukan pengusiran duta besar Inggris dan mengurangi tingkat interaksi dengan London.

Pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi mengatakan, "Tidak ada keraguan bahwa perilaku duta besar Inggris bertentangan dengan norma-norma diplomatik dan tidak konvensional tetapi Kementerian Luar Negeri memanggilnya dan melakukan protes keras terhadap dia dan pemerintah Inggris". [It/Onh]


 
Artikel Terkait
Comment