0
Monday 17 February 2020 - 14:52
AS vs China:

Diplomat AS: Trump Mengancam Akan Memutus Pembagian Intelijen dengan Negara-negara Menggunakan Huawei

Story Code : 845031
Chinese company Huawei at their main UK offices in Reading, west of London.jpg
Chinese company Huawei at their main UK offices in Reading, west of London.jpg
Pada hari Minggu (16/2), duta besar AS untuk Jerman Richard Grenell mengatakan Trump "menginstruksikan saya untuk menjelaskan bahwa setiap negara yang memilih untuk menggunakan vendor 5G yang tidak dapat dipercaya akan membahayakan kemampuan kita untuk berbagi informasi dan intelijen di tingkat tertinggi."

Grenell mengatakan Trump telah mengontaknya dari Air Force One dan memerintahkannya untuk menyampaikan pesan itu ke Berlin.

Ini terjadi setelah Departemen Kehakiman AS mengajukan lebih banyak tuduhan terhadap Huawei, menuduh raksasa teknologi China itu telah melakukan upaya "puluhan tahun" untuk mencuri rahasia dagang dari perusahaan-perusahaan Amerika.

Surat dakwaan baru yang diajukan oleh jaksa federal pada hari Kamis (13/2) di pengadilan federal di Brooklyn, New York, menuduh Huawei dan kuasanya berkomplot untuk mencuri kekayaan intelektual dari enam perusahaan AS.

Tuduhan baru menambah dakwaan yang tidak disegel pada Januari 2019 yang menuduh Huawei mencuri rahasia dagang dari operator AS T-Mobile. Ia juga menuduh perusahaan China itu melakukan penipuan bank dan kawat, menghalangi keadilan, dan melanggar sanksi terhadap Iran.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment