0
Tuesday 24 March 2020 - 17:50
Invasi Saudi Arabia di Yaman:

Ansarullah Yaman Sambut Baik Seruan PBB untuk Gencatan Senjata

Story Code : 852305
Yemen flag.jpg
Yemen flag.jpg
Mohammed Ali al-Houthi, ketua Komite Revolusi Tertinggi Yaman, mengatakan dalam sebuah tweet pada hari Senin (23/3) bahwa Sana'a menyambut seruan kepala PBB dan mendukung penghentian serangan oleh AS, Inggris, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan sekutu mereka melawan Yaman.

Gerakan itu, katanya, juga mengusahakan pencabutan blokade udara dan maritim yang diberlakukan di Yaman oleh rezim Saudi dan sekutu koalisinya sejak awal 2015, untuk memfasilitasi adopsi langkah-langkah pencegahan terhadap wabah koronavirus.

Amerika Serikat dan Inggris bukan bagian dari aliansi yang dipimpin Saudi tetapi telah memberikan segala macam dukungan untuk perang berdarah itu.

Berbicara kepada wartawan dari markas besar PBB di New York pada hari Senin (23/3), Guterres menyerukan "gencatan senjata global segera di semua penjuru dunia," menambahkan, "Sudah saatnya untuk menempatkan konflik bersenjata di kuncian dan fokus bersama pada perjuangan sejati kehidupan kita, menarik diri dari permusuhan dan mengesampingkan ketidakpercayaan & permusuhan. "

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah berusaha menengahi mengakhiri konflik di negara-negara termasuk Suriah, Yaman dan Libya, sementara juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada jutaan warga sipil.

Guterres memperingatkan bahwa di negara-negara yang dilanda perang sistem kesehatan telah runtuh dan sejumlah kecil profesional kesehatan yang tersisa sering menjadi sasaran dalam pertempuran.

Sementara Yaman belum mencatat COVID-19 kasus hingga saat ini, kemungkinan wabah mengancam sistem kesehatan negara yang sudah hancur akibat perang.

Pekan lalu, Houthi memperingatkan bahwa koalisi agresor yang dipimpin Saudi akan bertanggung jawab atas kemungkinan penyebaran virus ke Yaman, mengutip dampak negatif dari pengepungan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment