0
Sunday 29 March 2020 - 16:41
Gejolak Afghanistan:

Taliban Tolak Tim Negosiasi Pemerintah Afghanistan

Story Code : 853387
Taliban co-founder Mullah Abdul Ghani Baradar in the Qatari capital of Doha.jpg
Taliban co-founder Mullah Abdul Ghani Baradar in the Qatari capital of Doha.jpg
Taliban mengklaim dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (28/3) bahwa pemerintah Afghanistan telah gagal untuk mengorganisir tim "inklusif" dan mengatakan, "Untuk mencapai perdamaian sejati dan abadi, tim tersebut harus disetujui oleh semua pihak Afghanistan yang efektif."

Tidak jelas sisi mana yang diyakini kelompok militan telah dikeluarkan dari pertimbangan tim pemerintah.

Pada hari Sabtu (28/3), pemerintah di Kabul memperkenalkan 21 negosiator, termasuk lima wanita, untuk berpartisipasi dalam pembicaraan "intra-Afghanistan" yang bertujuan untuk mengakhiri konflik di negara itu.

Tim ini dipimpin oleh Masum Stanekzai, mantan kepala keamanan Afghanistan dan pendukung Presiden Ashraf Ghani, dan termasuk politisi, mantan pejabat, dan perwakilan masyarakat sipil Afghanistan.

Kabul menolak sikap Taliban sebagai tidak berdasar dan mengatakan tim perunding telah dibuat setelah berbulan-bulan konsultasi ekstensif di antara berbagai faksi di negara itu.

Militan Taliban telah menolak untuk mengakui pemerintah Afghanistan sampai mereka mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat pada tanggal 29 Februari di mana mereka sepakat, antara lain, untuk melakukan pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment