0
Friday 3 April 2020 - 23:58

Laporkan Berita Palsu Korban Corona, Otoritas Irak Larang Reuters Beroperasi

Story Code : 854484
Laporkan Berita Palsu Korban Corona, Otoritas Irak Larang Reuters Beroperasi
Keputusan Jumat, 02/04/20, itu muncul setelah Reuters melaporkan ada ribuan orang di Irak yang terinfeksi virus corona dan ribuan lainnya meninggal. Angka itu bertentangan dengan klaim pemerintah, lapor Anadolu Agency.

Agensi itu didenda $ 20.000 dan diminta untuk meminta maaf karena laporan yang telah "membahayakan keamanan sosial."

Reuters melaporkan, ribuan orang di negara itu terkontaminasi COVID-19 berdasarkan klaim dokter dan pihak berwenang menyembunyikan data dari publik. Hal yang ditolak oleh Kementerian Kesehatan Irak.

Korban tewas di Irak akibat virus Corona adalah 54 sedangkan jumlah kasus total 772.

Setelah pertama kali muncul di Wuhan, Cina pada bulan Desember, virus  menyebar ke setidaknya 181 negara dan wilayah.

Data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS menunjukkan infeksi di seluruh dunia melampaui 1 juta dengan lebih dari 52.800 kematian. Lebih dari 208.900 telah pulih.
Artikel Terkait
Comment