0
Saturday 4 April 2020 - 00:40

Hezbollah Irak Peringatkan Trump untuk Tidak Bertindak Bodoh

Story Code : 854493
Hezbollah Irak Peringatkan Trump untuk Tidak Bertindak Bodoh
Dalam sebuah pernyataan pada Kamis, 03/04/20, Kata'ib Hezbollah, yang merupakan faksi utama Unit Mobilisasi Populer (PMU), mengatakan semua pasukan Amerika di Irak harus menarik diri dari negara Arab itu sampai tentara terakhir. Jika hal itu dilakukan tidak akan ada serangan yang akan diluncurkan oleh kelompok perlawanan melawan mereka.

Kelompok perlawanan juga dengan tegas memperingatkan Trump untuk tidak "terlibat dalam tindakan agresif" terhadap rakyat Irak dan kelompok-kelompok perlawanan.

"Pada saat dunia menghadapi bahaya pandemi coronavirus, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi kemanusiaan menekankan pentingnya menghentikan perang yang dilakukan oleh kekuatan arogansi di dunia; sehingga negara-negara dapat memerangi bahaya yang terjadi ini, Trump yang bodoh atau salah satu bawahannya mengancam kelompok-kelompok perlawanan di Irak, khususnya Kata'ib Hezbollah, dengan ucapan kurang ajar hampir setiap hari," demikian pernyataan itu menambahkan, menurut Press TV.

Kelompok itu juga menekankan patriotisme murni dari perlawanannya dan sama sekali tidak dipengaruhi oleh negara asing. Hizbullah menolak tuduhan AS bahwa kelompok itu didukung oleh negara Iran.

Perkembangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah pasukan koalisi pimpinan AS menarik diri dari Pangkalan Udara K1, yang terletak 15 kilometer (9 mil) barat laut Kirkuk, dan menyerahkannya kepada pasukan Irak.

AS berdalih, pemindahan pasukan militer tidak ada hubungannya dengan serangan rudal terhadap pangkalan Irak yang menampung pasukan koalisi, atau pecahnya COVID-19. [IT/Onh]


 
Artikel Terkait
Comment