0
Saturday 9 May 2020 - 08:23
Yaman - Saudi Arabia:

Ansarullah Mengecam Arab Saudi dan UEA karena Menggunakan Program televisi untuk Mempromosikan Israel

Story Code : 861535
Leader of the Houthi Ansarullah Abdul-Malik Badreddin al-Houthi.jpg
Leader of the Houthi Ansarullah Abdul-Malik Badreddin al-Houthi.jpg
"Mereka yang secara langsung berkoordinasi dengan Zionis Israel, atau melalui perantara yang bersekutu dengan Zionis Israel, adalah mitra dalam kejahatan mereka," kata Abdul-Malik Badreddin al-Houthi dalam sebuah pidato pada hari Kamis (7/5), menurut jaringan televisi Yaman al-Masirah.

Al-Houthi menambahkan bahwa berkolusi dalam kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis Israel adalah di antara tindakan "paling berbahaya".

“Kejahatan yang dilakukan oleh Zionis adalah yang paling penting. Ini karena ruang lingkup kejahatan mereka meluas ke seluruh umat manusia mengingat besarnya cakupan pengaruh Zionis terhadap negara-negara besar,” katanya.

"Masyarakat harus menghindari memberikan bantuan kepada Zionis Israel, Amerika Serikat atau pendukung mereka," tambah al-Houthi.

Program pro-Zionis Israel di Riyadh

Pernyataan Al-Houthi datang sebagai tanggapan atas penayangan serangkaian produksi media oleh negara-negara Teluk Persia tertentu yang mempromosikan hubungan dengan Zionis Israel.

Serial televisi "Umm Haroun" yang baru adalah salah satu program yang diproduksi oleh Middle East Broadcasting Centre (MBC) milik Saudi yang berbasis di Dubai.

Serial yang disutradarai oleh Ahmed Gamal el-Adl dari Mesir di Uni Emirat Arab ini dibintangi seorang aktris Kuwait yang berperan sebagai bidan Yahudi asal Turki yang tinggal di negara Teluk Persia sebelum menetap di wilayah Palestina yang diduduki.

Outlet berbahasa Ibrani N12 melaporkan pada hari Minggu bahwa banyak yang percaya Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman terlibat dalam seri ini karena dia tertarik untuk lebih dekat hubungan antara kerajaan dan Zionis Israel.

Gerakan perlawanan Palestina Hamas di Gaza mengecam serial TV itu sebagai "upaya politik dan budaya untuk memperkenalkan proyek Zionis ke masyarakat Teluk Persia."[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment