0
Monday 13 July 2020 - 19:37
Invasi Saudi Arabia di Yaman:

Rudal dan Drone Yaman Hantam Target Militer di Arab Saudi

Story Code : 874162
Brigadier General Yahya Saree, The spokesman for Yemeni armed forces.jpg
Brigadier General Yahya Saree, The spokesman for Yemeni armed forces.jpg
Serangan besar-besaran diumumkan oleh Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigadir Jenderal Yahya Sari.

Operasi yang menargetkan situs-situs strategis di Asir, Jizan, dan Najran Arab Saudi sebagai balasan atas kejahatan agresi yang dipimpin Saudi di Hajjah dan blokade terhadap rakyat Yaman, kata Sari, merujuk pada serangan yang menewaskan sedikitnya selusin warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan di Washha sebelumnya pada hari Minggu (12/7).

Operasi tersebut menargetkan udara, asrama pilot dan sistem patriot di pangkalan udara King Khaled di Khamis Mushait, serta target militer lainnya di bandara Abha, Jizan dan Najran, tambah jurubicara itu.

Sementara itu, dan sebagai bagian dari operasi Tadawin Camp di MarIb menjadi sasaran, katanya, menambahkan bahwa serangan itu membunuh atau melukai puluhan pasukan Saudi dan tentara bayaran yang dipimpin Saudi yang berkumpul di kamp.

"Pasukan kami akan terus maju dalam haknya yang sah untuk membela negara dan rakyat kami," kata Sari, berjanji lebih banyak serangan terhadap target Saudi.

Yaman telah berada di bawah agresi berdarah oleh koalisi yang dipimpin Saudi sejak Maret 2015 dalam upaya untuk mengembalikan kekuasaan kepada presiden buron Abd Rabbu Mansour Hadi yang merupakan sekutu Riyadh.

Ratusan ribu warga Yaman telah terbunuh atau terluka dalam serangan yang diluncurkan oleh koalisi, dengan sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Koalisi, di samping Arab Saudi dan UEA juga termasuk: Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania, Sudan dan Kuwait, juga telah memberlakukan blokade keras terhadap Yaman.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment