0
Sunday 9 August 2020 - 07:09

Demo di Beirut, 230 Lebih Terluka

Story Code : 879150
Demo Beirut 8 Agustus (Aljazeera).
Demo Beirut 8 Agustus (Aljazeera).
Palang Merah Libanon dalam tweetnya mengatakan, "Palang Merah Libanon telah mengirim 63 orang ke rumah sakit terdekat dan menangani 175 lain yang terluka di lokasi demo."

Seperti biasa, Amerika Serikat segera bereaksi. Kedutaan AS di Beirut dalam tweetnya mengatakan mendukung demo damai warga Libanon.

"Rakyat Libanon sudah terlalu menderita dan berhak memiliki pemimpin yang mendengarkan mereka dan mengubah arah untuk menanggapi tuntutan umum akan transparansi dan akuntabilitas."

Dalam demo tersebut, para demonstran meneriakkan slogan-slogan, menyalahkan para pejabat atas salah urus yang memicu ledakan dahsyat dan kinerja setelahnya.

Beberapa demonstran melemparkan batu, berusaha melewatu barikade yang dipasang menuju gedung Parlemen. Polisi kemudian menembakkan tabung gas air mata untuk membubarkan demonstran.

Sejauh ini, ledakan maut Selasa telah menewaskan 158 orang dan melukai 6.000 lainnya. Sekitar 300.000 orang menjadi tunawisma, 100.000 di antara mereka anak-anak.

Menurut Kementrian Dalam Negeri Libanon, pekerjaan pengelasan memicu kebakaran yang kemudian meledakkan 2.700 ton amonium nitrat. Ribuan ton bahan kimia itu mengendap di gudang pelabuhan selama 6 tahun setelah disita oleh layanan bea cukai.[IT/AR]



 
Artikel Terkait
Comment