0
Monday 10 August 2020 - 01:46

Inggris Menyalahkan Prancis Kerena 'Krisis' Migran Lintas-Saluran Meningkat

Story Code : 879287
Inggris Menyalahkan Prancis Kerena

Ketidakmampuan pemerintah Inggris untuk membendung gelombang penyeberangan migran di Selat Inggris telah menumbuhkan rasa frustrasi yang mendalam dengan beberapa menteri yang secara jujur ​​menyalahkan Prancis atas "krisis" tersebut.

Sebanyak 151 migran menyeberangi Selat kemarin (08 Agustus), sehingga total sejak 01 Januari menjadi 4.100.

Menanggapi penyeberangan terakhir, menteri imigrasi, Chris Philp, mengatakan pemerintah ingin membuat rute melintasi Selat Inggris "benar-benar tidak dapat dilalui" sehingga para migran "tidak memiliki insentif untuk datang ke Prancis utara atau mencoba penyeberangan itu sejak awal".

Philp mengklaim ada "penerbangan kembali" yang direncanakan dalam beberapa hari mendatang untuk mengirim migran yang baru tiba kembali ke Prancis.

Philp akan bertemu dengan mitranya dari Prancis di Paris pada Selasa (11 Agustus) untuk membahas langkah-langkah pencegahan yang lebih kuat, termasuk "intersepsi dan pengembalian".

The Sunday Telegraph melaporkan bahwa Prancis "menuntut" £ 30 juta untuk menutupi biaya menghalangi migran menyeberangi Selat Inggris untuk mencapai Inggris.

Surat kabar itu juga melaporkan bahwa pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan kapal Angkatan Laut Kerajaan, drone, dan bahkan pesawat mata-mata pada awal minggu ini untuk mengatasi masalah tersebut.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment