0
Monday 10 August 2020 - 11:47
Pasca Ledakan Lebanon::

Laporan: Demonstran di Beirut Menyerbu Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Urusan Pengungsi

Story Code : 879310
Protesters in Beirut Storm Ministry of Labour and Ministry for Refugee Affairs.jpg
Protesters in Beirut Storm Ministry of Labour and Ministry for Refugee Affairs.jpg
Para pengunjuk rasa di Beirut telah menyerbu gedung Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Urusan Pengungsi, kata Kantor Berita Nasional Lebanon.

Menurut saluran TV Lebanon, kebakaran terjadi di pintu masuk ke halaman parlemen ketika kerumunan demonstran mencoba masuk ke area yang tertutup.

Sebelumnya pada hari itu, media lokal melaporkan bahwa polisi menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan kerumunan pengunjuk rasa yang melemparkan batu ke arah militer di dekat gedung parlemen.

Protes anti-pemerintah massal meletus di Beirut pada Sabtu (8/8) beberapa hari setelah ledakan mematikan amonium nitrat di pelabuhan kota itu, yang menewaskan sedikitnya 158 orang dan melukai sekitar 5.000 lainnya, membuat sebagian Beirut dalam reruntuhan.
 
Orang-orang turun ke jalan untuk mengungkapkan kemarahan mereka terhadap korupsi yang mereka yakini menyebabkan insiden tragis di pelabuhan. Para demonstran juga mendesak pemerintah untuk mundur di tengah krisis ekonomi terparah yang dialami Lebanon sejak berakhirnya perang saudara pada 1990.

Beberapa jam setelah protes dimulai, Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab menyarankan untuk mengadakan pemilihan parlemen lebih awal pada hari Senin untuk memulai pelaksanaan "reformasi struktural" yang diperlukan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment