0
Wednesday 12 August 2020 - 10:51

China Minta Laboratorium Biologi AS Terbuka untuk Pengawasan Media

Story Code : 879754
Jubir China (XinhuaNet).
Jubir China (XinhuaNet).
Juru bicara Kementerian Zhao Lijian pada hari Selasa mengatakan AS sebaiknya merilis lebih banyak informasi tentang 200 lebih bio-lab yang dimilikinya di luar negeri, dan mengundang pakar WHO ke Amerika Serikat untuk investigasi penelusuran asal-usul Covid-19.

Zhao menyampaikan hal itu dalam sebuah konferensi pers sebagai tanggapan atas wawancara NBC dengan direktur Institut Virologi Wuhan (WIV) dan Cabang Akademi Ilmu Pengetahuan China Wuhan. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus menuduh bahwa wawancara NBC tidak sesuai dengan fakta.

Zhao mengatakan komentar itu tidak mengherankan, "Karena kami tahu orang-orang tertentu di Amerika Serikat memiliki 'definisi' tentang kebenaran: selama kebohongan berfungsi untuk menyerang dan mencoreng China, itu adalah fakta."

Dia mengatakan para ilmuwan China telah berbagi pandangan profesional mereka tentang manajemen dan penelitian di WIV dalam berbagai wawancara.

"Faktanya sejelas hari bahwa tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa virus corona baru berasal dari sebuah laboratorium," kata Zhao.

Dia berharap AS mengundang pakar WHO untuk melakukan penelusuran asal sehingga memiliki kesempatan untuk mengatakan yang sebenarnya dan menawarkan penjelasan kepada rakyat Amerika serta komunitas internasional," tambahnya.

Zhao mengatakan Partai Komunis China mengutamakan kehidupan warga dan tanggapan epidemi pemerintah China dapat bertahan dalam ujian waktu dan sejarah.

"Ini sangat kontras dengan partai politik AS yang mengutamakan keuntungan politik," imbuhnya.

Juru bicara itu mengatakan bahwa berfokus pada memerangi virus dan menyelamatkan nyawa harus menjadi tugas hakiki Amerika Serikat, bukan mengeluarkan alasan untuk mengalihkan kesalahan ke China, karena kasus yang dikonfirmasi AS melonjak lebih dari 5 juta dengan kematian lebih dari 160.000.[IT/XinN/AR]
Artikel Terkait
Comment