0
Wednesday 12 August 2020 - 14:42
Iran vs Hegemoni Global:

Laporan: Lima Orang Iran Dituduh Membocorkan Detail Rahasia, dan Memata-matai untuk Israel, Inggris dan Jerman

Story Code : 879812
Leaking Classified and Spying.jpg
Leaking Classified and Spying.jpg
Setidaknya dua dari lima orang yang dituduh melakukan kegiatan mata-mata telah dihukum dan dijatuhi hukuman penjara, menurut sebuah laporan oleh Reuters.

Selama konferensi pers online pada hari Selasa (11/8), juru bicara peradilan Iran Gholamhossein Esmaili menyebutkan dua dari lima terdakwa, satu adalah Shahram Shirkhani, yang telah dituduh sebagai mata-mata Inggris dan berusaha merekrut pejabat Iran untuk MI6, dinas intelijen asing pemerintah Inggris. .

Menurut Esmaili, Shirkhani membocorkan informasi sensitif terkait kontrak perbankan dan kementerian pertahanan.

Masoud Mosaheb juga disebut sebagai salah satu orang yang divonis. Mosaheb, ketua bersama Masyarakat Persahabatan Iran-Austria, yang bertujuan untuk mempromosikan hubungan antara Iran dan Austria, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena membocorkan informasi tentang "proyek rudal dan nuklir" Iran kepada badan intelijen nasional Zionis Israel, Mossad, dan dinas intelijen federal Jerman, Bundesnachrichtendienst, kata Esmaili.

Kementerian luar negeri Austria telah gagal memfasilitasi pembebasan Mosaheb, yang telah dipenjara di Iran sejak Januari 2019, menurut Reuters.

"Karena orang yang ditahan di Iran adalah warga negara ganda Austria-Iran ... Iran tidak mengizinkan pemantauan proses hukum, kunjungan ke penjara atau akses ke persidangan dan rekam medis," kata kementerian Austria dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Esmaili tidak memberikan rincian lain tentang tahanan lainnya, tetapi mengklaim bahwa masing-masing dari mereka bekerja untuk badan negara Iran.[IT/r]

"Kami melakukan penangkapan di kementerian luar negeri, pertahanan dan energi serta di Organisasi Energi Atom," kata Esmaili.

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Intelijen Iran baru-baru ini mengatakan bahwa "sejumlah mata-mata yang terkait dengan badan intelijen asing telah diidentifikasi dan ditangkap."

"Mereka berusaha untuk memata-matai pusat sensitif dan vital di bidang ekonomi, nuklir, infrastruktur, militer dan politik untuk CIA, Mossad dan beberapa negara Eropa," kata pernyataan yang disiarkan televisi, Reuters melaporkan.

Namun, tidak jelas apakah orang-orang yang dimaksud dalam pernyataan itu adalah orang yang sama dengan yang dibicarakan Esmaili.

Pada awal Juli, kebakaran terjadi di Natanz, fasilitas nuklir penting Iran. Saat itu, pejabat Iran menyatakan bahwa insiden tersebut mungkin disebabkan oleh serangan siber. Namun, tidak jelas apakah kebakaran itu terkait dengan individu yang dituduh melakukan kegiatan mata-mata.
 
Artikel Terkait
Comment