0
Monday 21 September 2020 - 01:58

Tidak Ada Negara Yang Bergabung Dengan AS Dalam Mengaktifkan Mekanisme Snapback

Story Code : 887431
Tidak Ada Negara Yang Bergabung Dengan AS Dalam Mengaktifkan Mekanisme Snapback

Merujuk pada klaim AS atas pengembalian sanksi PBB terhadap Iran, Penasihat Utama Pemimpin Revolusi Islam untuk Urusan Internasional mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di dunia yang akan bergabung dengan Washington dalam mengaktifkan mekanisme 'snapback'.

"AS tidak akan dapat melakukan apa pun terhadap rakyat Iran, dan tidak ada seorang pun di dunia yang akan bergabung dengan Washington dalam klaimnya atas aktivasi mekanisme 'snapback'," kata Ali Akbar Velayati kepada Al-Ahed News Lebanon.

"Kami tidak peduli dengan Amerika Serikat. Sejak awal kemenangan Revolusi Islam, kami telah menghadapi berbagai sanksi dari Amerika Serikat dan sekutunya," katanya sambil menambahkan, "Kami mampu melindungi kedaulatan kami, martabat dan kehormatan. "

 "Kami mampu menghadapi sanksi dan menjalankan negara," tegasnya.

Dia menggarisbawahi, "Kami tidak khawatir tentang tindakan seperti itu yang tidak berdampak pada masalah internasional tetapi hanya drama Amerika."

"Martir Qassem Soleimani mengalahkan ISIS dan dengan demikian mengalahkan proyek Amerika," lanjutnya.

"Amerika adalah teroris dan mereka telah melakukan terorisme negara," tambahnya mengacu pada pembunuhan komandan tertinggi Iran, Qassem Soleimani oleh pasukan teroris AS di Irak.

"Menggonggong anjing Amerika ini tidak membuahkan hasil," katanya.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengklaim Sabtu malam bahwa AS telah menerapkan kembali sanksi PBB terhadap Iran.

Klaim AS atas penerapan apa yang disebut mekanisme 'Snapback' dan pengembalian semua sanksi PBB terhadap Iran ditanggapi dengan reaksi internasional.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment