0
Saturday 28 November 2020 - 18:53
Iran - Zionis Israel:

Kedutaan Besar Israel Dikabarkan 'Dalam Siaga Tinggi' Saat Ayatollah Iran Berjanji Akan Membalas Pembunuhan Ilmuwan

Story Code : 900461
Mohsen Fakhrizadeh was killed in the town of Absard near Tehran.jpg
Mohsen Fakhrizadeh was killed in the town of Absard near Tehran.jpg
Pada hari Jumat (27/11), ilmuwan nuklir Iran tingkat atas Mohsen Fakhrizadeh tewas di kota Absard dekat Tehran. Iran mengutuk pembunuhan Fakhrizadeh sebagai tindakan terorisme, yang dituduhkan Menteri Luar Negeri Zarif pada Zionis Israel.

Laporan itu muncul ketika Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei mengutuk keras pembunuhan fisikawan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh, menyerukan agar para pelaku kejahatan itu dihukum.

Dalam cuitannya, Khamenei menambahkan bahwa karya ilmiah yang melibatkan Fakhrizadeh akan terus diupayakan.

Fisikawan nuklir Mohsen Fakhrizadeh, kepala pusat penelitian dan inovasi Iran, dibunuh pada hari Jumat dalam serangan senjata dan bom di Absard, sebuah kota yang terletak sekitar 175 km di timur Tehran.

Presiden Iran Hassan Rouhani pada Sabtu (28/11) menuduh Zionis Israel berada di balik pembunuhan itu, menggemakan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, yang juga menyatakan bahwa pembunuhan itu tampaknya melibatkan Zionis Israel. Otoritas Israel sejauh ini tidak memberikan komentar tentang pembunuhan ilmuwan tersebut.

Pada 2018, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memilih Fakhrizadeh dalam presentasi di televisi tentang apa yang disebut "arsip nuklir Iran" sebagai salah satu orang yang paling mengancam negaranya.

Ilmuwan tersebut diduga memimpin apa yang disebut program AMAD, yang diklaim sebagai proyek pengembangan senjata nuklir. Iran telah berulang kali membantah memiliki program nuklir militer, menekankan bahwa mereka hanya menggunakan energi atom untuk tujuan damai.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment