0
Wednesday 2 December 2020 - 11:13
Iran dan Normalisasi Zionis Israel dan UEA:

Tehran Mengirimkan Peringatan ke MBZ: Iran Akan Menyerang UEA Sebagai Tanggapan atas Serangan AS

Story Code : 901164
Iran will hit UAE in response to US attack.jpg
Iran will hit UAE in response to US attack.jpg
Ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh telah dibunuh pada hari Jumat (27/11) di timur Tehran.
 
Pembunuhannya telah diklaim oleh sumber intelijen Zionis "Israel" kepada New York Times. "MBZ menerima ancaman langsung dari Iran. Itu tidak dikirim melalui proxy," kata sumber itu.
 
Menurut sumber itu, Iran mengatakan kepada MBZ: "Kami akan menganggap Anda bertanggung jawab atas pembunuhan Fakhrizadeh." UEA, yang terletak hanya 70 km dari Iran di atas Teluk, adalah sekutu hawkish Trump dan baru-baru ini menyelesaikan kesepakatan normalisasi dengan entitas "Israel" yang telah melihat hubungan dekat dibangun di beberapa sektor, termasuk keamanan.
 
Menurut sumber UEA, kontak pribadi Iran dengan MBZ terjadi hanya beberapa jam sebelum pernyataan Emirat pada Minggu (30/11) malam yang mengutuk pembunuhan Fakhrizadeh, yang diperingatkan oleh kementerian luar negeri dapat "memicu konflik lebih lanjut di wilayah tersebut".
 
Sementara itu, media Zionis "Israel" telah melaporkan bahwa pejabat keamanan entitas khawatir "orang Zionis Israel" dapat menghadapi risiko pembalasan di UEA.
 
Sejak normalisasi hubungan pada bulan September, Zionis "Israel" telah melakukan perjalanan ke Abu Dhabi dan Dubai untuk tujuan pariwisata dan bisnis.
 
Menurut Channel 12 entitas, pejabat keamanan Zionis "Israel" dan Emirat telah mulai bekerja sama untuk meningkatkan perlindungan bagi "orang Zionis Israel" yang saat ini berada di UEA.
 
Menurut laporan MEE yang mengutip pejabat Iran, Republik Islam telah berjanji untuk membalas pembunuhan Fakhrizadeh, meskipun setiap tanggapan kemungkinan akan diukur dan ditunda.
 
Terkait, pada hari Jumat, sebelum Fakhrizadeh terbunuh, MEE melaporkan bahwa Perdana Menteri entitas Zionis "Israel" Benjamin Netanyahu mendesak Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman [MBS] untuk mendukung serangan terhadap target nuklir Iran.
 
Berita perjalanan Netanyahu ke Arab Saudi dilaporkan secara luas di pers Zionis "Israel".
 
Sumber senior Saudi mengatakan MBS, yang secara tradisional memusuhi Iran, enggan menyetujui permintaan tersebut karena dua alasan: Pertama, karena dua serangan baru-baru ini terhadap target minyak Saudi dianggap sebagai ancaman Iran melalui sekutu Iran.
Dan kedua, karena pemerintahan Biden yang baru akan segera berusaha menurunkan ketegangan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment