0
Wednesday 16 December 2020 - 10:30
AS dan Normalisasi Zionis Israel - Maroko:

Otoritas Maroko Cegah Protes Anti-Normalisasi di Rabat

Story Code : 904030
Moroccans protest
Moroccans protest 'Arab normalization' with Israel.jpg
Sumber lokal mengatakan bahwa Rabat menolak untuk mengizinkan demonstrasi anti-normalisasi yang dijadwalkan Senin (21/12) di depan parlemen.
 
 
Kehadiran banyak polisi yang didukung oleh meriam air dan pasukan anti huru-hara yang dikerahkan di jalan utama menuju ke alun-alun Parlemen, tempat sekelompok organisasi hak asasi pro-Palestina telah merencanakan aksi duduk, menurut kantor berita Reuters.
 
 
Dua aktivis terkemuka, Sion Assidon, koordinator Maroko untuk gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) internasional, dan pengacara Abderrahman Ben Amrou, dikawal oleh pihak berwenang dan diminta untuk meninggalkan daerah tersebut.
 
 
Enam asosiasi Maroko telah mengeluarkan pernyataan bersama yang menggambarkan langkah tersebut sebagai "perkembangan berbahaya".
 
 
Asosiasi tersebut mengatakan bahwa mereka menganggap bahwa "rezim resmi Maghreb (Maroko), Arab dan Afrika memberikan layanan gratis kepada entitas Zionis (Israel) pada saat itu seharusnya menjadi perlu untuk menjatuhkan sanksi internasional dan mengisolasinya".
 
 
Pada hari Kamis (10/12), Raja Maroko Mohammed VI mengumumkan bahwa hubungan bilateral resmi dan hubungan diplomatik dengan rezim Zionis Israel akan dibangun "secepat mungkin," menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh pengadilan kerajaan.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment