0
Tuesday 26 January 2021 - 07:37
AS dan Invasi Saudi Arabia di Yaman:

GIDHR Mengimbau Biden untuk Mengakhiri Perang pada Hari Aksi Global di Yaman

Story Code : 912398
Yemeni child at his destroyed house after a Saudi-led strike.jpg
Yemeni child at his destroyed house after a Saudi-led strike.jpg
Dalam sebuah surat pada Hari Aksi Global untuk Yaman, GIDHR mengatakan bahwa Yaman telah bertahun-tahun menyaksikan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat perang yang diluncurkan oleh koalisi pimpinan Saudi dan Emirat.
 
 
Koalisi yang dipimpin Saudi dan Emirat secara langsung menargetkan lingkungan perumahan, sekolah, pasar Yaman, meninggalkan korban sipil, tanpa bertanggung jawab atas kejahatan mereka, kata organisasi itu, mencatat bahwa "hingga November 2020, lebih dari 100.000 warga Yaman (termasuk ribuan anak-anak dan wanita) menjadi sasaran langsung dan dibunuh. "
 
 
Dalam konteks ini, GIDHR menekankan bahwa serangan semacam itu "merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional yang menjamin perlindungan kehidupan warga sipil".
 
 
Ini memperingatkan bahwa "tingkat kerawanan pangan yang tinggi dan malnutrisi akut yang mengetuk pintu Yaman mengkhawatirkan, terutama dengan penyebaran pandemi Covid-19."
 
 
Sementara itu, GIDHR mengatakan kepada presiden AS bahwa penunjukan gerakan Houthi Ansarullah sebagai 'organisasi teroris asing' oleh mantan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, "meningkatkan kekhawatiran memburuknya kelaparan dan kondisi kemanusiaan di negara tersebut."
 
 
Dikatakan juga bahwa blokade telah berkontribusi pada bencana kemanusiaan yang dihadapi rakyat Yaman.
 
 
“Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan memperkirakan 131.000 orang Yaman telah meninggal karena penyebab tidak langsung seperti kekurangan makanan, layanan kesehatan, dan infrastruktur. Semua penyebab ini adalah hasil dari perang yang dipimpin Saudi dan Emirat di Yaman, penargetan langsung mereka terhadap warga sipil dan blokade yang mereka terapkan, membuat jutaan orang kelaparan dan membunuh puluhan ribu orang Yaman."
 
 
Dalam konteks ini, GIDHR meminta Biden untuk segera mengakhiri dukungan AS terhadap perang Arab Saudi di Yaman, menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab serta menekan komunitas internasional dan koalisi, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, untuk mengakhiri blokade diberlakukan di pelabuhan Yaman.[IT/r]
 
 
Ia juga meminta pemerintah AS yang baru untuk memberikan kompensasi dan meminta pertanggungjawaban para pelaku dan penghasut kejahatan perang yang dilakukan terhadap rakyat Yaman.
 
 
Artikel Terkait
Comment