0
Wednesday 3 March 2021 - 12:02
Normalisasi UEA - Zionis Israel:

Laporan: Menhan Israel Akan Mengembangkan 'Pengaturan Keamanan Khusus' dengan Negara-negara Teluk

Story Code : 919350
Benny Gantz- Israeli Defense Minister.jpg
Benny Gantz- Israeli Defense Minister.jpg
Presiden Israel Reuven Rivlin pada hari Senin (1/3) menerima duta besar UEA pertama untuk Zionis Israel, Mohamed Mahmoud Al Khajah, menyusul kesepakatan yang dibuat negara-negara tersebut tahun lalu untuk menormalkan hubungan.
 
 
"Saya tidak berpikir itu akan menjadi pakta pertahanan tetapi kami akan mengembangkan hubungan pertahanan dengan setiap negara yang memiliki hubungan dengan kami," kata Gantz kepada Reuters.
 
 
"Kami memiliki proses untuk menyiapkan [a] pengaturan keamanan khusus, dan dalam pengaturan ini kami dapat melanjutkan dan mengembangkan hubungan kami," tambah Gantz, meskipun dia menolak untuk memberikan rincian tambahan tentang pengaturan seperti apa yang dapat dimasukkan.
 
 
Gantz juga mencatat bahwa Israel tidak menentang kesepakatan mantan presiden AS Donald Trump untuk menjual 50 jet siluman Lockheed Martin F-35 ke UEA selama hari-hari terakhirnya menjabat.
 
 
Kesepakatan itu saat ini sedang diperiksa oleh Presiden AS Joe Biden, Reuters melaporkan bulan lalu.
 
 
Duta UEA Mohamed Mahmoud Al Khajah tiba di Zionis Israel pada hari Senin (2/3), di mana dia bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin selama upacara di Yerusalem.
 
 
Duta besar pertama UEA untuk Zionis Israel juga bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa (2/3) untuk membahas proyek regional dan bilateral:
 
"Kami sedang mengubah Timur Tengah. Kami mengubah dunia," kata Netanyahu kepada Al Khajah selama pertemuan itu, National News melaporkan. - Mohamed Al Khaja (@AmbAlKhaja) 2 Maret 2021
 
 
Pekan lalu, Al Khaja mengadakan pembicaraan dengan duta besar sementara Zionis Israel di UEA, Eitan Na'eh, yang ditempatkan di Abu Dhabi, dengan para pihak telah membahas cara mengembangkan hubungan bilateral.
 
 
Selain UEA, negara mayoritas Muslim lainnya, termasuk Bahrain, Maroko, dan Sudan juga menormalisasi hubungan dengan negara Yahudi itu tahun lalu.
 
 
Abraham Accords membangun hubungan diplomatik antara Israel dan UEA dan Bahrain dan Israel ditandatangani di Washington September lalu.
Maroko dan Sudan kemudian mengikuti, menandatangani perjanjian serupa dengan Israel.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment