0
Friday 5 March 2021 - 19:18
Perlawanan Irak - AS:

Perlawanan Irak: Opsi Tunggal Konfrontasi untuk Menghadapi Pendudukan AS

Story Code : 919812
Iraqi resistance groups.jpg
Iraqi resistance groups.jpg
"Perlawanan melihat konfrontasi sebagai satu-satunya pilihan yang menjamin kebebasan, martabat negara ini setelah menghabiskan semua cara yang dipertaruhkan orang lain dengan pendudukan," kata badan koordinasi untuk faksi perlawanan Irak dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (4/3), menurut media Irak.
 
Kelompok-kelompok itu lebih lanjut menambahkan: "Kami menghadapi halaman baru dari halaman-halaman perlawanan, di mana senjata perlawanan akan mencapai semua pasukan pendudukan dan pangkalannya di bagian mana pun di tanah air."
 
Menyambut serangan baru-baru ini terhadap "pasukan pendudukan", pernyataan itu menambahkan bahwa "perlawanan memiliki hak hukum dan nasional dan dukungan populer untuk semua itu, tetapi tidak akan menargetkan misi diplomatik."
 
"Perlawanan Irak adalah keputusan Irak, dan pilihannya adalah pilihan rakyat Irak, dan akan terus mempersembahkan korban sampai Irak dibebaskan dari kotoran pendudukan," katanya.
 
Pernyataan itu muncul sehari setelah 10 roket Grad menghantam pangkalan udara Ain al-Assad yang menampung pasukan Amerika di provinsi Anbar, Irak barat.
 
Insiden tersebut menyebabkan tewasnya dua kontraktor Amerika dan melukai sebanyak enam orang. Hal ini juga mengakibatkan kerusakan material pada kedua bagian pos terdepan. Di tempat lain dalam pernyataan Kamis (4/3), perlawanan Irak menyebut sebagai "pengkhianat" partai mana pun yang berdiri sebagai penghalang terhadap jalur perlawanan dan pilihan konstannya dalam menghadapi dan mengusir penjajah.
 
"Ini adalah hak perlawanan, bukan tugasnya, untuk tidak memperhatikan badan-badan semacam itu, melainkan untuk mencegahnya dengan segala cara agar tidak menghalangi serangannya terhadap pendudukan," kata mereka.
 
Majalah Forbes melaporkan pada hari Rabu (3/3) bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan sistem pertahanan udara Avenger di Suriah, Irak, untuk mendukung pasukan AS dalam menghadapi ancaman drone yang semakin meningkat.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment