0
Tuesday 15 June 2021 - 10:22
Palestina vs Zionis Israel:

Hamas Serukan Hari Kemarahan untuk Hadapi 'Bendera Pawai' 'Israel' Menuju Al-Quds

Story Code : 938114
Israeli march flag.jpg
Israeli march flag.jpg
"Biarkan Selasa depan menjadi hari mobilisasi dan ikatan terhadap Masjid al-Aqsa, dan hari kemarahan dan pembangkangan penjajah," kata Hamas dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.
 
“Tunjukkan kepada Tuhan dan umatmu apa yang telah kamu lakukan di dalamnya, dan jadilah pedang terbaik untuk al-Quds dan al-Aqsha.”
 
Kelompok-kelompok Zionis berencana untuk berbaris melalui al-Quds yang diduduki pada hari Selasa dalam pawai yang mirip dengan apa yang disebut ' Pawai Bendera'.
 
Tahun ini, pawai itu disesuaikan dan kemudian dibatalkan di tengah ketegangan tinggi dan kemudian pecahnya perang Zionis 'Israel' di Gaza setelah serangan yang menargetkan Masjidil Aqsha.
 
Pawai yang dijadwalkan ulang akan tiba di Gerbang Damaskus, di mana kelompok menari dengan bendera entitas pendudukan 'Israel' akan berlangsung.
 
Peserta kemudian akan berbaris melalui Gerbang Yaffa menuju Tembok Barat, dengan beberapa kelompok melewati Kawasan Muslim dan kelompok lain melewati Kawasan Yahudi.
 
Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya telah memperingatkan agar tidak mengadakan pawai.
 
Surat kabar Al-Akhbar Lebanon melaporkan pada hari Senin (14/6) bahwa kelompok-kelompok perlawanan Palestina meningkatkan tingkat kewaspadaan mereka menjelang pawai dalam persiapan untuk kemungkinan pembaruan konfrontasi.
 
Pemimpin Hamas telah memberitahu menteri intelijen Mesir bahwa pawai itu akan "pasti akan mendorong situasi meledak" dan memimpin faksi-faksi perlawanan untuk menembakkan roket lagi, menurut laporan itu.
 
Faksi perlawanan Palestina menyerukan senjata militer kelompok perlawanan Palestina dan Lebanon, serta gerakan perlawanan lainnya di kawasan itu, untuk "menyatakan keadaan siaga dan kesiapan untuk mempertahankan al-Quds dan Masjid al-Aqsa yang diduduki jika perlu," menurut berita al-Mayadin yang berbasis di Beirut.
 
Dalam hal yang sama, Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah memperingatkan pekan lalu bahwa setiap tindakan "sembrono" di al-Quds yang diduduki oleh penjajah 'Israel' akan menghasilkan "perang regional," menambahkan bahwa Hizbullah berhubungan dengan " siapa pun yang bersedia menjadi bagian dari persamaan regional ini."
 
Pawai Bendera pada awalnya direncanakan untuk Kamis lalu, tetapi ditunda setelah polisi mencabut izin untuk pawai berlangsung, karena masalah keamanan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment