0
Thursday 17 June 2021 - 07:59
Pemilu Iran:

Imam Khamenei: Partisipasi Besar dalam Pemilihan Presiden Melindungi Iran dari Skema Asing

Story Code : 938449
Imam Khamenei Speech -.jpg
Imam Khamenei Speech -.jpg
Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyid Ali Khamenei menyampaikan pidato dua hari sebelum pemilihan presiden dan dewan kota 2021 di Iran.
 
Imam Khamenei mengatakan pada awal pidatonya hari ini bahwa nasib negara tergantung pada suara rakyat dalam pemilihan.
Dia mengatakan semua kekuatan setan dan pusat kekuasaan yang menentang revolusi Islam dalam beberapa dekade terakhir telah berusaha untuk menodai pikiran orang dan telah berusaha untuk ikut campur dalam pemilihan Iran.
Tapi, Imam mencatat bahwa semua pemilihan telah berlangsung tepat waktu dan tidak ada satu hari pun penundaan dalam mengadakan pemilihan.
 
Kemudian, Ayatollah Khamenei mengatakan media Barat telah mencoba mempertanyakan pemilihan Iran. Sementara itu, kata dia, partisipasi masyarakat akan menambah gengsi berdirinya Republik Islam.
 
Ketika orang-orang mengambil bagian dalam pemakaman Jenderal Suleimani terlepas dari afiliasi dan selera politik mereka, kata pemimpin itu, semua orang Iran harus berpartisipasi dalam pemilihan terlepas dari selera politik.
 
Poin terpenting adalah bahwa pemilihan menunjukkan bahwa Republik Islam menikmati dukungan rakyat, menurut Ayatollah Khamenei. “Tidak ada kekuatan yang lebih unggul dari kekuatan rakyat,” Imam Ayatollah Khamenei menggarisbawahi.
 
 Dia mengatakan bahwa partisipasi orang akan mengecewakan musuh sekali lagi, mengatakan bahwa tindakan yang mengecewakan musuh dianggap sebagai perbuatan baik. Ia mengatakan, partisipasi masyarakat dalam pemilu memperkuat negara di kancah internasional.
Jika kita kurang berpartisipasi dalam pemilu, akan ada lebih banyak tekanan dari musuh, tegasnya.
 
Musuh berusaha untuk melemahkan partisipasi rakyat dalam pemilihan untuk melemahkan Iran, katanya.
 
Ayatollah Khamenei lebih lanjut mengatakan bahwa pemilihan Iran cukup sehat dan kompetitif.
 
Dia kemudian menyinggung pencapaian bangsa Iran meskipun berada di bawah sanksi, mengatakan bahwa para ilmuwan muda Iran berhasil mengembangkan vaksin meskipun ada kesulitan yang dikenakan di negara itu.
 
Dalam bagian pidatonya, Imam Khamenei secara implisit merujuk pada saluran TV berbahasa Persia yang berbasis di London yang dibiayai oleh penguasa Arab, mengatakan bahwa “Ironi adalah beberapa negara yang diperintah oleh suku-suku di pertengahan abad ke-21 dan mereka telah tidak ada pengalaman pemilu sama sekali sementara orang-orang mereka tidak membedakan kotak suara dari kotak buah, mereka telah mendirikan media untuk menargetkan pemilu Iran”.{IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment